Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Serangan Mengancam Pemakai Ponsel Sambil Jalan

Serangan Mengancam Pemakai Ponsel Sambil Jalan


Muhammad Alif Goenawan - detikInet

Foto: GettyImages
Jakarta - Hingga kini masih ada banyak orang yang kurang paham akan bahayanya menggunakan ponsel sembari berjalan. Walau masih banyak yang membandel, masyarakat di Jepang tampaknya sedikit mulai kapok dengan kebiasaan berjalan sembari memainkan ponsel.

Karena baru-baru ini terjadi laporan adanya penyerangan terhadap pengguna ponsel yang memainkannya sembari berjalan. Penyerangan ini sebagian besar terjadi di lingkungan stasiun kereta di Jepang.

Seperti misalnya laporan dari koran lokal di Kobe, Jepang awal bulan Juli ini. Seorang pria berusia 60 tahun ditangkap setelah dengan sengaja mendamprat penumpang yang asik memainkan ponselnya sembari berjalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengguna ponsel tersebut yang merupakan seorang wanita dipukul di bagian kepala dan sempat tidak sadar untuk beberapa waktu. Pelaku penyerangan menyebut bahwa si perempuan ini berada di jalur yang salah karena sibuk melihat ke arah ponsel ketimbang melihat ke mana arah ia pergi, demikian dikutip detikINET dari Rocket News 24, Senin (1/8/2017).

Tidak hanya sekali, pria tua ini melakukan hal yang sama di stasiun yang sama pula. Target penyerangannya tentu saja mereka yang berjalan sembari melihat ke layar ponsel.

Penyerangan ini menimbulkan beragam respon dari netizen di Jepang. Beberapa menyebut bahwa menggunakan ponsel, khususnya ketika di stasiun kereta sangat berbahaya. Namun, adapula yang mengungkapkan rasa kecewa mengapa pria itu harus melakukan penyerangan fisik.

Perusahaan penyedia layanan kereta seperti JR sebenarnya sudah memberikan berbagai peringatan akan bahayanya arukisumaho atau yang dalam bahasa Indonesia berarti berjalan sembari melihat ke layar ponsel. Berbagai macam poster peringatan diproduksi dengan bahasa yang berbeda.

Kasus penyerangan pengguna ponsel ini marak terjadi di Jepang dan rata-rata korbannya adalah wanita. Seperti wanita di Hokuriku yang mengklaim bahwa ia tengah dalam perjalanan bisnis ke Tokyo dan mendadak ditabrak dengan sengaja ketika berjalan dengan ponsel. (mag/fyk)







Hide Ads