Karena baru-baru ini terjadi laporan adanya penyerangan terhadap pengguna ponsel yang memainkannya sembari berjalan. Penyerangan ini sebagian besar terjadi di lingkungan stasiun kereta di Jepang.
Seperti misalnya laporan dari koran lokal di Kobe, Jepang awal bulan Juli ini. Seorang pria berusia 60 tahun ditangkap setelah dengan sengaja mendamprat penumpang yang asik memainkan ponselnya sembari berjalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya sekali, pria tua ini melakukan hal yang sama di stasiun yang sama pula. Target penyerangannya tentu saja mereka yang berjalan sembari melihat ke layar ponsel.
Penyerangan ini menimbulkan beragam respon dari netizen di Jepang. Beberapa menyebut bahwa menggunakan ponsel, khususnya ketika di stasiun kereta sangat berbahaya. Namun, adapula yang mengungkapkan rasa kecewa mengapa pria itu harus melakukan penyerangan fisik.
Perusahaan penyedia layanan kereta seperti JR sebenarnya sudah memberikan berbagai peringatan akan bahayanya arukisumaho atau yang dalam bahasa Indonesia berarti berjalan sembari melihat ke layar ponsel. Berbagai macam poster peringatan diproduksi dengan bahasa yang berbeda.
Kasus penyerangan pengguna ponsel ini marak terjadi di Jepang dan rata-rata korbannya adalah wanita. Seperti wanita di Hokuriku yang mengklaim bahwa ia tengah dalam perjalanan bisnis ke Tokyo dan mendadak ditabrak dengan sengaja ketika berjalan dengan ponsel. (mag/fyk)