Sekelompok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang menamakan diri Guys Pro ini berhasil mengubah wajah Kampung Jodipan jadi lokasi favorit wisatawan dalam negeri dan mancanegara.
Sekilas, konsep kampung warna-warni di Malang tak ada bedanya dengan yang ada di lokasi lain, seperti di Semarang, Yogyakarta, atau yang ada di luar negeri. Wajah rumah di kampung ini diwarnai sedemikian rupa sehingga ketika dilihat dari kejauhan membuat mata terkagum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ira dan Nabila Guys Pro bersama Wagub Jatim Gus Ipul di d'Youthizen Malang (Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET) |
Bedanya kampung warna-warni yang berlokasi di Jodipan ini, dulu daerah tersebut dikenal dengan kampung yang kumuh, di mana masyarakatnya sering membuang sampah sembarangan di sungai.
Kebiasaan tersebut yang ingin diubah mahasiswa UMM agar setelah kampungnya dibuat indah dan berwarna, masyarakatnya peduli terhadap lingkungannya.
"Faktornya kita beda awalnya bukan untuk kampung wisata. Kita ingin menekan habit masyarakat buang sampah, itu saja. Meskipun kita berlomba-lomba untuk beda, tapi sejarahnya beda kenapa membuat Jodipan kayak gitu," tuturnya.
Nabila, anggota lain Guys Pro mengatakan, meski karya mereka menghias Jodipan jadi berwarna terkesan sama dengan lokasi lain, sejauh ini tidak ada komentar negatif yang menghinggapinya.
"Di sini kita lebih full colour. Gak ada sih komentar negatif tentang kemiripian," kata Nabila. (rns/rns)
Ira dan Nabila Guys Pro bersama Wagub Jatim Gus Ipul di d'Youthizen Malang (Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET)