Kamis, 08 Jun 2017 11:21 WIB

Sahur Jadi Waktu Favorit Belanja Online

Rachmatunnisa - detikInet
bukalapak. Foto: detikINET/Irna Prihandini bukalapak. Foto: detikINET/Irna Prihandini
Jakarta - Aktivitas belanja online selama bulan Ramadan, diakui Bukalapak tetap tinggi. Meski demikian, ada sedikit perubahan tren waktu berbelanja, karena mengikuti aktivitas sehari-hari konsumen selama berpuasa.

Co-Founder dan CFO Bukalapak Muhammad Fajrin Rasyid menyebutkan, selama Ramadan, ada waktu-waktu tertentu yang diantisipasi terjadi lonjakan trafik. Bukalapak juga mencermati kebiasaan berbelanja konsumen.

Saksikan video 20detik mengenai Tren Belanja Online Saat Ramadan di sini:


Menurutnya, konsumen paling sering berbelanja online di hari kerja, dengan trafik tertinggi pada jam 1-2 siang. Sore hingga pukul 7 malam, akan sedikit turun karena kebanyakan orang sedang dalam perjalanan pulang ke rumah, dilanjut dengan aktivitas berbuka puasa dan beribadah.

"Selama Ramadan di jam buka puasa itu drop. Di jam setelah tarawih, di atas jam 9 malam melonjak lagi. Kemudian terjadi lagi peningkatan dan lonjakan di jam-jam sahur, sekitar pukul 3 sampai jam 5 pagi," ungkapnya.

Disebutkan Fajrin, dalam dua tahun terakhir, aktivitas belanja online melalui ponsel sudah melampaui desktop, mengingat saat ini konsumen lebih banyak berinternet dan melakukan banyak aktivitas termasuk belanja online melalui smartphone.

Fajrin juga mengungkapkan tren kenaikan trafik ke Bukalapak selama Ramadan umumnya akan terjadi 2 minggu sebelum Lebaran. Hal itu dikarenakan banyak konsumen yang baru mendapat Tunjangan Hari Raya (THR) dan ingin membeli berbagai kebutuhan Lebaran.

"Barang yang paling banyak dibeli itu nomor satu dari kategori fashion, makanan dan kue-kue lebaran, dan terakhir adalah barang elektronik terutama gadget. Banyak yang dapat THR beli gadget baru," terangnya.

Peningkatan trafik juga diantisipasi Bukalapak dengan mempersiapkan SDM tambahan dan memperkuat sistem agar jangan sampai terjadi down saat mengakses layanannya.

"Peningkatan dibandingkan normal sejauh ini masih 23%. Puncaknya akan terjadi dua pekan jelang Lebaran ketika orang udah pada dapat THR, mungkin bisa sampai 50%," prediksinya.

(rns/yud)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed