Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Para Bos Teknologi akan Surati Trump Soal Kebijakan Imigran 

Para Bos Teknologi akan Surati Trump Soal Kebijakan Imigran 


Yudhianto - detikInet

Foto: REUTERS
Jakarta - Apple dan Google adalah sebagian perusahaan yang ikut menentang kebijakan terkait pembatasan imigran yang baru disahkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dua raksasa teknologi ini ingin melangkah ke tahap yang lebih serius dengan mengirimkan surat resmi.

Adapun isi suratnya, berkenaan dengan dukungan perusahaan teknologi terhadap para imigran yang terkena dampak kebijakan tersebut. Apalagi, kebanyakan perusahaan teknologi diisi oleh pekerja dari berbagai negara.

Belum ada informasi pasti bagaimana kelanjutan surat tersebut nantinya. Apakah akan dilanjutkan ke proses yang lebih tinggi seperti Pengadilan Federal, atau sekadar bukti nyata atas penentangan terhadap kebijakan imigrasi Trump.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akhir pekan lalu (29/1/2017), CEO Apple Tim Cook mengirimkan memo kepada pada pekerja Apple yang isinya berupa penjelasan mengenai penolakan terhadap kebijakan imigrasi Trump. "(Ini) bukan kebijakan yang kami dukung," demikian isi potongan kalimat di memo tersebut.

Lebih lanjut, dalam wawancaranya dengan Wall Street Journal, Rabu (1/2/2017), Cook mengatakan ratusan pekerja Apple terdampak dengan kebijakan imigrasi Trump. Cook juga mengaku telah menghubungi orang-orang yang sangat senior di Gedung Putih, untuk menyampaikan kalau kebijakan Trump memberi pengaruh besar. Tak hanya bagi Apple, tapi ke seluruh negeri.

Cook juga memberi sinyal kalau Apple mungkin mempertimbangkan langkah-langkah hukum untuk menentang kebijakan imigrasi Trump. Tak hanya Apple dan Google, Microsoft dan Facebook rencananya juga akan melakukan langkah yang sama.

Sementara itu, CEO Google Sundar Pichai telah membentuk penggalangan dana demi melakukan perlawanan hukum terhadap kebijakan Presiden Amerika Serikat ke-45 tersebut. Penggalangan dana yang dilakukan Google pun diprediksi menjadi yang terbesar yang pernah dilakukan raksasa teknologi ini.
(yud/rns)




Hide Ads