Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Twitter Larang Penggunanya Unfollow Akun Presiden AS?

Twitter Larang Penggunanya Unfollow Akun Presiden AS?


Muhammad Alif Goenawan - detikInet

Foto: Screenshot Twitter @POTUS
Jakarta - Dengan resminya Donald Trump menjabat sebagai presiden terbaru Amerika Serikat, maka ia berhak menggunakan akun Twitter @POTUS yang merupakan kepanjangan dari President of the United States. Pihak Twitter bahkan dilaporkan melarang penggunanya untuk unfollow.

Pelantikan Trump sebagai presiden ke-45 AS ini diwarnai pro dan kontra. Bagi mereka yang tidak setuju dengan Trump, tetap mengikuti akun @POTUS mungkin dirasa tidak ada gunanya lagi. Sebagian warga AS pun memutuskan untuk meng-unfollow akun @POTUS.

Namun, apa yang terjadi kemudian justru sangat mengherankan. Beberapa pengguna Twitter mengeluhkan bahwa mereka tidak bisa unfollow akun tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku benar-benar unfollow @POTUS tadi malam. Tapi ketika aku periksa, aku malah mem-follow-nya kembali," kicau salah seorang pengguna dikutip detikINET dari Ubergizmo, Minggu (22/1/2017).

Meski banyak yang khawatir, masalah ini akhirnya terpecahkan. Menurut informasi, ini bukan konspirasi antara Twitter dengan pemerintah AS, tapi hanya kesalahan yang diakibatkan oleh bug.

Pihak Twitter pun segera meminta maaf. "Kami menyadari masalah migrasi akun @POTUS dan sedang menyelidiki," kicau Twitter.

Sang CEO Twitter, Jack Dorsey juga membenarkan perihal bug ini dan mengatakan bahwa pengguna bisa mencoba untuk unfollow kembali bila mereka sudah selesai melakukan perbaikan. (mag/fyk)




Hide Ads