Pelantikan Trump sebagai presiden ke-45 AS ini diwarnai pro dan kontra. Bagi mereka yang tidak setuju dengan Trump, tetap mengikuti akun @POTUS mungkin dirasa tidak ada gunanya lagi. Sebagian warga AS pun memutuskan untuk meng-unfollow akun @POTUS.
Namun, apa yang terjadi kemudian justru sangat mengherankan. Beberapa pengguna Twitter mengeluhkan bahwa mereka tidak bisa unfollow akun tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski banyak yang khawatir, masalah ini akhirnya terpecahkan. Menurut informasi, ini bukan konspirasi antara Twitter dengan pemerintah AS, tapi hanya kesalahan yang diakibatkan oleh bug.
Pihak Twitter pun segera meminta maaf. "Kami menyadari masalah migrasi akun @POTUS dan sedang menyelidiki," kicau Twitter.
Sang CEO Twitter, Jack Dorsey juga membenarkan perihal bug ini dan mengatakan bahwa pengguna bisa mencoba untuk unfollow kembali bila mereka sudah selesai melakukan perbaikan. (mag/fyk)