Selasa, 17 Jan 2017 16:37 WIB

Soal Seruan Boikot Twitter, Ini Kata Habib Rizieq

Gibran Maulana Ibrahim - detikInet
Foto: GettyImages Foto: GettyImages
Jakarta - Beredar sebuah poster di media sosial yang berisi seruan dari Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab kepada pengikutnya untuk memboikot Twitter. Habib Rizieq buka suara soal poster tersebut.

Awalnya, usai audiensi dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/1/2017), Habib Rizieq menjelaskan sekaligus bercerita soal 3 akun Twitter yang berafiliasi dengan FPI. Akun-akun tersebut di-suspend oleh Twitter sehingga simpatisan FPI yang tergabung dalam cyber army memprotes hal tersebut.

"Akibatnya simpatisan FPI dan alumni 212 yang bergabung dalam muslim cyber army, mereka ramai-ramai protes. Kemudian tagar #RakyatBersamaFPI jadi top trending topic," ujarnya.

"Bahkan, simpatisan ini mengganti profil picture dengan logo FPI. Ini murni pengguna medsos yang cinta kebenaran," sambungnya.

Oleh karenanya, jika ada aksi boikot Twitter seperti yang tertera di poster tersebut, Habib meminta semua pihak untuk tidak kaget. Menurutnya, pemblokiran tersebut adalah sebuah bentuk pengebirian kebebasan pers.

"Kalau ada seruan untuk memboikot (Twitter) jangan kaget kalau netizen marah dan tersinggung. Kalau ini resmi kebijakan Twitter (men-suspend 3 akun FPI), Twitter harus menjelaskan. Ini pengebirian kebebasan pers," tegas Habib Rizieq. (gbr/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed