Selasa, 10 Jan 2017 11:29 WIB

Laporan dari Las vegas

Menilik Kepintaran Mobil di Masa Depan

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: Rachmatunnisa/detikINET Foto: Rachmatunnisa/detikINET
Las Vegas - Bagaimana pengalaman mengemudi di masa depan? Kurang lebih, di masa depan mobil tak sekadar kendaraan yang kita gunakan untuk pergi dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga menjadi asisten pribadi.

Di pameran Consumer Electronic Show (CES) 2017, Bosch dengan gamblang memaparkan visi dan sejumlah solusinya untuk mobil masa depan. Manfred Baden, President of Car Multimedia Business Unit Bosch mengatakan bahwa konektivitas membuat mobil semakin pintar.

"Anda akan melihat bahwa konektivitas di mobil meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi penggunanya. Misalnya dengan konektvitas kita bisa mengirim panggilan darurat langsung dari mobil, membuat mobil bisa parkir sendiri atau mencari stasiun pengusian baterai mobil terdekat," ujarnya saat ditemui di booth Bosch saat ajang CES 2017 di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat berlangsung.

Dijelaskannya, dengan konektivitas, mobil bisa terhubung ke cloud dan infrastruktur yang sudah mendukungnya, sehingga developer aplikasi bisa menghadirkan layanan mereka yang sebelumnya bisa diakses di smartphone atau tablet, ke mobil.

"Adapun visi jangka panjang kami adalah menjadikan mobil sebagai ruang hidup ketiga setelah rumah dan kantor. Tiga ini akan terhubung dengan konektivitas, menciptakan layanan yang akan meningkatkan kualitas hidup kita. Dan manusia yang terkoneksi akan ada di antara tiga ini," kata Baden.

Menilik Kepintaran Mobil di Masa DepanManfred Baden
Dia mencontohkan, ketika kita sedang berada di dalam mobil yang berjalan dengan mode otomatis, sambil berkendara kita bisa berkomunikasi dengan rumah pintar atau perangkat pintar di kantor.

"Anda bisa mengecek apakah jendela dalam kondisi tertutup atau terbuka, lampu dimatikan atau tidak. Anda juga bisa melihat isi kulkas dan memesan bahan makanan yang sudah habis ke supermarket, semua dilakukan dari mobil terkoneksi," papar Baden.

Pada intinya, konektivitas memungkinkan mobil melakukan pengemudian otomatis yang nantinya memberi ekstra waktu bagi pengemudi untuk mengerjakan tugas lain. Misalnya, membalas email urusan pekerjaan, mengecek keadaan rumah atau menghibur diri dengan mendengarkan musik atau menonton video di mobil.

Asyiknya, pengalaman mobil di masa depan ini disuguhkan Bosch di ajang CES 2017 di Las Vegas melalui show car dan pandangan menggunakan headset virtual reality yang bisa dijajal. Seru bukan? (rns/yud)