Namun hal itu dibantah pihak Grab. Pasalnya mereka memberikan kompensasi kepada mitra drivernya atas promo diskon yang dilakukan.
"Sejak berdiri kami sudah menggelar diskon. Jumlah persentasenya selalu konstan. Pengemudi akan mendapatkan penggantian dari diskon yang berlangsung. Karena itu bagian dari biaya promosi kami," jelas Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia di Jakarta, Kamis (5/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sistem ini sudah berlangsung sejak lama. Para mitra driver pun telah mengetahui hal tersebut sejak mereka bergabung.
"Namanya juga sistem non cash. Jadi perlu waktu untuk prosesnya. Mitra driver sudah mengetahui ini," kata Ridzki.
Terkait keluhan lamanya waktu transfer, Rizki mengatakan selama ini pihaknya membuat sistem seminggu sekali. Tapi Grab tengah mengupayakan untuk mempercepat frekuensi transfer, salah satunya menghadirkan fasilitas e-cash.
"Dengan e-cash, mitra pengemudi dapat menguangkan dananya kapan dan di mana saja. Tapi memang belum banyak yang mendaftar. Perlu menggiatkan sosialisasi lagi," tutup Ridzki.
(afr/yud)