Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Penampakan Ubur-Ubur Raksasa Sebesar Bus Terekam di Laut Dalam

Penampakan Ubur-Ubur Raksasa Sebesar Bus Terekam di Laut Dalam


Rachmatunnisa - detikInet

Ubur-ubur sebesar bus
Foto: Schmidt Ocean Institute
Jakarta -

Para peneliti dari Schmidt Ocean Institute berhasil merekam penampakan ubur-ubur raksasa yang sangat jarang terlihat. Makhluk itu mengambang di kedalaman laut lepas pantai Argentina.

Spesies yang dikenal sebagai Stygiomedusa gigantea ini sering disebut giant phantom jellyfish karena bentuknya yang misterius dan ukurannya raksasa. Ubur-ubur ini pertama kali terekam oleh kendaraan robotik bawah laut (ROV) SuBastian di kedalaman sekitar 250 meter di bawah permukaan laut di Colorado-Rawson submarine canyon, suatu zona yang hampir tidak tersentuh cahaya Matahari.

Dikutip dari New York Post, penampakan langsung seperti ini sangat jarang terjadi, diperkirakan hanya sekitar 118 kali terlihat selama lebih dari 110 tahun penelitian ilmiah. Untuk diketahui, ukuran Stygiomedusa gigantea bisa mencapai sekitar 10 meter panjangnya, setara dengan ukuran bus sekolah di permukaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagian tubuh yang tampak paling mencolok adalah empat lengan panjang seperti pita yang melambai perlahan saat hewan itu bergerak di dalam air. Adapun lebar bagian 'bel' ubur-ubur sendiri bisa mencapai lebih dari 1 meter.

Berbeda dengan banyak jenis ubur-ubur lainnya yang memiliki tentakel berduri dan menyengat, Stygiomedusa gigantea tidak menggunakan sengatan untuk menangkap mangsa. Sebaliknya, ubur-ubur raksasa ini memanfaatkan lengan panjangnya untuk menangkap plankton dan ikan kecil, lalu mengalirkannya ke mulut untuk dimakan.

ADVERTISEMENT

Ekspedisi yang merekam ubur-ubur raksasa ini juga menemukan 28 spesies hewan baru yang diduga belum pernah tercatat sebelumnya dan ekosistem terumbu karang besar yang luas. Tim peneliti menjelaskan bahwa data yang mereka kumpulkan akan menjadi sumber informasi berharga untuk memahami konektivitas dan keanekaragaman hayati di laut lepas, yang selama ini hampir tak terjamah.

"Kami mengumpulkan sejumlah besar sampel kimia, fisik, dan biologi yang akan digunakan untuk memahami hubungan di perairan kami selama bertahun-tahun mendatang," kata Dr. Melisa FernΓ‘ndez Severini, peneliti dari Instituto Argentino de OceanografΓ­a dan CONICET.

"Sampel ini mewakili kesempatan unik untuk memahami tidak hanya betapa luar biasanya ekosistem ekstrem ini, tetapi juga seberapa rentan mereka bisa," sambungnya.

Karena wilayah laut dalam mencakup sebagian besar permukaan Bumi dan tetap menjadi salah satu bagian paling sedikit dieksplorasi di planet ini, penampakan spesies raksasa seperti Stygiomedusa gigantea mengingatkan kita bahwa lautan masih menyimpan banyak misteri dan keanekaragaman yang belum terungkap.




(rns/rns)




Hide Ads