Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Grab Rayu Driver 'Tolak' Uang Tunai

Grab Rayu Driver 'Tolak' Uang Tunai


Adi Fida Rahman - detikInet

Foto: detikINET/Adi Fida Rahman
Jakarta - Sebagian besar driver ojek online lebih suka pembayaran tunai. Sadar akan hal itu, Grab siapkan strategi agar mitranya itu mau menerima pembayaran non-tunai.

Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan banyak driver yang suka pembayaran tunai lantaran mereka bisa mendapatkan uang secara langsung. Sehingga perlu stimulus agar mereka menerima pembayaran secara non tunai.

Saat ini Grab telah membuat sejumlah kemudahan bagi mitranya untuk mengurangi biaya operasional. Sehingga mereka tidak perlu pusing jika penumpang lebih banyak membayar secara non tunai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami membuat kemudahan bagi mitra pengemudi untuk mengurangi biaya operasional mereka," kata Ridzki saat ditemui usai peluncuran GrabPay Credit di Jakarta, Selasa (28/11/2016).

Kemudahan yang dimaksudkan di antaranya program Top Partner. Mitra yang terpilih akan mendapatkan diskon bensin, makanan, tempat istirahat, asuransi kesehatan bagi keluarga.

Grab pun membuat kemudahan pencairan dana non tunai yang driver terima. Untuk itu, layanan ride sharing besutan Anthony Tan ini berkolaborasi dengan Bank Mandiri. Nantinya di setiap aplikasi driver akan terintegrasi dengan wallet eCash.

"Kapan pun dan di mana pun mereka bisa menguangkan. Tinggal ke ATM Bank Mandiri saja," pungkas Ridzki. (afr/rou)





Hide Ads