Ini pula yang menjadi fokus gelaran d'Youthizen hari kedua di Solo. Sekitar 50 anak muda Kota Batik ini dikumpulkan untuk bersama-sama mengupas masalah-masalah di sekitarnya dan mencari solusi untuk mewujudkan gerakan sosial ini.
Peserta akan dibagi menjadi lima kelompok kecil. Mereka akan diminta untuk membuat sebuah agenda dan kampanye perubahan menggunakan platform digital.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan ini pula, para peserta akan mendengarkan pengalaman Dermawan, pemuda yang telah membesut gerakan sosial lewat video membongkar kasus korupsi.
Foto: detikINET/adi fida rahman |
Perlu diketahui, d'Youthizen merupakan acara garapan detikcom. 'As a call to action', itulah yang menjadi misi utama kegiatan ini. Karena tak sekadar sharing ilmu, tapi juga ingin mewujudkan aksi nyata kamu untuk kota atau lingkungan sekitar.
Solo jadi kota perdana yang disambangi d'Youthizen. Dalam agenda selama dua hari tersebut, anak muda pelaku digital bisa mendapatkan inspirasi hingga langkah untuk merealisasikan mimpi dan harapan sehingga kota tercinta menjadi lebih baik. (afr/rou)
Foto: detikINET/adi fida rahman