Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Facebook Kena Gugatan Diskriminasi Ras

Facebook Kena Gugatan Diskriminasi Ras


Anggoro Suryo Jati - detikInet

Ilustrasi data center Facebook Foto: Facebook
Jakarta - Merasa keluhannya tak mendapat tanggapan, dua orang kulit hitam menggugat Facebook atas tuduhan diskriminasi ras yang terjadi di fasilitas data centernya di North Carolina.

Dua orang karyawan berkulit hitam itu menggugat Facebook atas tuduhan diskriminasi ras, karena mereka merasa berbagai keluhannya soal pelecehan di lingkungan kerja terkait perbedaan warna kulit tak pernah ditanggapi oleh Facebook.

Gugatan itu didaftarkan di US District Court for Northern District of California. Dalam gugatan itu ditulis Facebook membiarkan terjadinya pembalasan atas laporan terkait diskriminasi terus berlanjut dan makin parah, dan hal itu terus terjadi di fasilitas milik Facebook.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelapornya adalah Robert Baron Duffy, mantan karyawan Facebook dan Robert Louis Gary, yang saat ini masih bekerja di Facbeook. Mereka menuduh manager fasilitas milik Facebook terus menerus menggunakan bahasa yang rasis saat memanggil karyawan berkulit hitam.

Selain itu, mereka juga menuduh karyawan berkulit hitam digaji lebih kecil ketimbang karyawan lain yang berkulit putih, demikian dikutip detikINET dari Cnet, Kamis (24/11/2016).

Menurut pengacara kedua orang itu, Facebook tidak menanggapi laporan diskriminasi oleh dua orang itu di fasilitasnya di North Carolina, yang menurut mereka terjadi selama tiga tahun belakangan ini.

"Secara umum, saat seseorang melaporkan sesuatu ke atasannya dan situasi itu tak ditanggapi, berarti ada kemungkinan kalau masalah ini tak cuma terjadi pada satu orang, dan ini adalah sebuah masalah yang gagal direspons oleh perusahaan," ujar pengacara bernama Sonya Smallets.

Dalam gugatannya itu, mereka meminta uang kompensasi lebih dari USD 25 ribu atas kerugian yang ditimbulkan akibat diskriminasi ras tersebut. Juru bicara Facebook menyebut gugatan ini tidak berdasar.

"Kami sudah menginvestigasi dan mengambil tindakan cepat untuk memecat (manager yang dimaksud) dan memberikan pelatihan tak berbias, anti pelecehan dan anti diskriminasi bagi semua karyawan data center kami di seluruh dunia," ujar juru bicara Facebook dalam keterangannya, menanggapi gugatan itu. (asj/fyk)
TAGS





Hide Ads