Sebuah penelitian yang dipublikasikan di National Academy of Science mengatakan bahwa hubungan pertemanan yang kuat berhubungan dengan umur yang panjang. Ini berlaku tidak hanya pada pertemanan di dunia nyata, melainkan juga pertemanan online di media sosial.
"Kami menemukan bahwa pengguna Facebook yang menerima lebih banyak pertemanan punya risiko kematian yang lebih rendah," kata William Hobb dari University of California yang melakukan penelitian tersebut, seperti dikutip dari NYdailynews, Senin (7/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian Hobb membuktikan bahwa risiko kematian teramati paling rendah pada orang-orang dengan level pertemanan tinggi di dunia nyata. Risiko kematian level moderat atau sedang teramati pada orang-orang dengan level pertemanan kuat di media sosial.
Baik di internet maupun di dunia nyata, kualitas dan kuantitas pertemanan sama-sama berpengaruh pada kesehatan. Diyakini, orang-orang dengan jalinan pertemanan yang kuat di media sosial cenderung punya pertemanan yang sama kuatnya di dunia nyata. (up/fyk)