Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Facebook, Google, dan Twitter Dikecam Donald Trump

Facebook, Google, dan Twitter Dikecam Donald Trump


Achmad Rouzni Noor II - detikInet

Foto: REUTERS/Saul Loeb/Pool
Jakarta - Facebook, Google, dan Twitter dikecam Donald Trump karena dianggap telah mengubur pemberitaan negatif tentang Hillary Clinton yang jadi pesaingnya dalam perebutan kursi presiden di Amerika Serikat.

"Wow, Twitter, Google and Facebook are burying the FBI criminal investigation of Clinton. Very dishonest media!" tulisnya lewat akun @realDonaldTrump di Twitter seperti dikutip detikINET, Senin (31/10/2016).

Menurut Trump, ketiga perusahaan teknologi itu dituding telah bersalah mengubur pemberitaan yang terkait dengan penyelidikan FBI ke email server pribadi Hillary Clinton.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sontak saja, cuitan ini mengundang reaksi beragam. Banyak yang menyayangkan tudingan Trump salah sasaran karena ketiga perusahaan itu bukan perusahaan media, melainkan bergerak di bidang teknologi.

Namun seperti dilansir Mashable, juru bicara Google maupun Facebook telah menampik tudingan Trump. Mereka menegaskan tak pernah mengutak-atik peringkat pemberitaan yang sedang ramai di media sosial demi mendukung salah satu capres. (rou/rou)
TAGS







Hide Ads