Adalah startup bernama Nutonomy yang berbasis di Massachussetts, Amerika Serikat, tengah menjajal taksi canggihnya di Singapura. Menggunakan mobil Mitsubishi dan Renault yang dimodifikasi, taksi tersebut diizinkan beroperasi secara terbatas di Singapura.
Beberapa warga Singapura akan berkesempatan mencobanya dengan memanggilnya melalui aplikasi smartphone. Dalam uji coba, masih ada pengemudi di belakang setir. Tapi dia tidak melakukan apa-apa, hanya mengawasi kalau terjadi error.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip detikINET dari United Press International, Kamis (25/8/2016), uji coba ini disebut-sebut pertama kalinya di dunia. Nutonomy pun mengalahkan Uber, yang masih mematangkan rencana untuk mengoperasikan taksi otomatis.
Saat ini, baru ada enam mobil yang dioperasikan dan akan ditambah secara bertahap. Nutonomy menargetkan akan mengoperasikannya secara penuh pada tahun 2018 dengan tujuan mengurangi kemacetan di negara tersebut.
Saat ini, sudah banyak perusahaan teknologi dan manufaktur kendaraan mengimplementasikan mobil otomatis. Sepertinya tidak begitu lama lagi mobil otomatis benar-benar jadi hal umum di berbagai kota di dunia.
(fyk/rns)