Najib menceritakan soal pertemuan pertamanya dengan Zuck. Dia langsung menilai Zuck yang saat itu memakai kaos dan jeans sebagai sosok yang kurang meyakinkan. Walau kemudian ia langsung sadar penilaiannya itu salah besar.
"Reaksi pertamaku, dia tidak terlihat sangat pintar. Namun sebenarnya, dia sangat cerdas. Dia super cerdas namun memang tidak terlihat demikian," kata Najib dalam sebuah konferensi digital di Kuala Lumpur, dikutip detikINET dari Malay Online.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Najib bertemu Zuckerberg di kantor pusat Facebook kala dia mengunjungi Amerika Serikat di tahun 2013. Saat itu, dia juga berkunjung ke kantor Google dan Twitter. Najib pun menyinggung soal gaya santai di kantor para raksasa teknologi itu.
"Atmosfernya secara keseluruhan sangatlah informal. Tidak ada hierarki. Kalau aku sudah terbiasa dengan suasana di pemerintahan. Namun ketika di sana, mereka bisa bekerja sambil mengambil kue dan kopi Starbucks, mengeluarkan ide, itu dunia yang berbeda," sebutnya.
Najib menceritakan juga kegemarannya menulis tweet di akun Twitter resminya. "Kadang aku menulisnya sendiri namun aku juga ada tim," katanya. Selain Twitter, Najib aktif di Instagram dengan postingan sebagian besar foto makanan Malaysia.
(fyk/ash)