"Kami fokus membuat Twitter lebih mudah dan cepat. Inilah keunggulan Twitter, apa yang terjadi saat ini, percakapan yang live, serta kesederhanaan yang menjadi awal mula layanan ini," kata CEO Twitter Jack Dorsey.
Sebelumnya, menyematkan foto dan link di tweet perlu ekstra usaha karena seringkali harus menghemat kata. Dalam keterangannya, Rabu (25/5/2016), dijelaskan Dorsey bahwa Twitter selalu mencari cara untuk membuat tweet menjadi lebih ekspresif dan mampu menyuarakan pendapat pengguna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut adalah beberapa perubahan signifikan dari update Twitter:
Lampiran media
Lampiran media seperti foto, GIF, video, jajak pendapat, atau Quote Tweet tidak akan lagi dihitung dalam 140 karakter.
Balasan
Saat membalas tweet, nama akun tidak akan lagi dihitung dalam 140 karakter. Ini akan membuat percakapan di Twitter lebih mudah. Tidak perlu lagi menyingkat kata untuk memastikan sebuah tweet mencapai semua orang yang terlibat dalam percakapan tersebut.
Retweet dan Quote Tweet dari tweet pengguna
Akan ada tombol Retweet untuk tweet pengguna, sehingga mereka dapat dengan mudah melakukan Retweet atau Quote Tweet saat ingin membagikan opini atau merasa ada tweet yang benar-benar bagus terlewatkan begitu saja.
Selamat tinggal '@'
Nantinya, tweet baru yang dimulai dengan nama akun pengguna akan masuk ke timeline dan dapat dibaca semua follower pengguna tersebut. Jadi, tak perlu lagi menggunakan '@'. Saat ini, simbol tersebut digunakan untuk menyiarkan tweet lebih luas kepada semua orang. Jika ingin sebuah tweet balasan dapat dilihat oleh semua follower, pengguna hanya perlu melakukan Retweet atau Quote Tweet.
Pengumuman update dilakukan Twitter hari ini untuk memberi waktu bagi para developer melakukan penyesuaian yang diperlukan terhadap ratusan ribuan produk yang dibuat menggunakan API Twitter.
Update akan tersedia dalam beberapa bulan ke depan di Twitter.com, Twitter untuk iOS dan Android, TweetDeck, Twitter untuk Mac, video.twitter.com sertaads.twitter.com. (rns/ash)