Ya, dari sekian banyak ojek online yang hadir mengaspal, hanya ada dua nama yang hingga kini masih tetap eksis dan digemari oleh masyarakat Jakarta, yakni Go-Jek dan GrabBike. Padahal, sebagaimana kita ketahui layanan ojek online tidak hanya dua nama itu tadi.
Selain Go-Jek dan GrabBike ada pula Blu-Jek yang sempat dikira perpanjangan bisnis dari perusahaan transportasi taksi, Blue Bird. Berbeda dengan Go-Jek dan GrabBike yang memiliki warna khas hijau, Blu-Jek tampil beda dengan jaket dan helm berwarna biru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terakhir yang turut meramaikan persaingan ojek online di akhir tahun 2015 adalah TopJek. Namun sayanngya, dari pantauan detikINET layanan ojek online ini sampai sekarang tak kunjung mengaspal. Padahal dari hasil wawancara yang dilakukan, TopJek dikatakan siap beredar di bulan Oktober 2015.
![]() |
Baik Go-Jek, GrabBike, Blu-Jek, dan LadyJEK sama-sama mengandalkan aplikasi mobile untuk melakukan pemesanan dan menerapkan sistem pembayaran serupa, yakni menggunakan uang cash. Aplikasinya pun tersedia secara gratis di Google Play Store dan Apple App Store.
Meski secara metode keempatnya menerapkan metode pemesanan yang sama, dari segi persaingan tak cukup sengit. Dari beberapa nama yang disebutkan tadi, hanya Go-Jek dan GrabBike yang saat ini masih menjadi ojek online andalan masyarakat di Jakarta.
Sepanjang jalan, terlebih di jam sibuk, dua armada ojek online ini terlihat memadati lalu lintas kota Jakarta. Sementara Blu-Jek, LadyJek, dan TopJek sama sekali tak terlihat eksistensinya.
Walaupun bila dilihat dari eksistensinya di Google Play Store dan Apple App Store, layanan ojek online ini masih tersedia. Hanya saja, kurang begitu jelas apa yang membuat layanan-layanan itu kurang diminati oleh masyarakat Jakarta. Entah dari segi harga atau dari segi armada yang kalah banyak dari Go-Jek dan GrabBike.
Sementara itu, Uber yang baru saja meluncurkan UberMotor langsung menggeber pengguna dengan promosi berupa tumpangan gratis. Nantinya jika sudah beroperasi, UberMotor menerapkan tarif dasar Rp 1.000 dan hitungan Rp 1.000 per km dan Rp 100 per menit. (mag/ash)
