Tool baru berupa chatbot ini diperkirakan hanya salah satu dari banyak fitur Messenger baru yang akan ditambahkan. Selain chatbot, kabarnya akan ada juga fitur semacam 'secret chat'.
Facebook sepertinya menyasar pengiklan melalui fitur ini. Jika melihat deskripsinya, fungsinya bertujuan memudahkan pengiklan dan konsumen berinteraksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chatbot ini nantinya akan bertindak seperti layanan pelanggan otomatis, memungkinkan orang memesan sebuah produk atau mengembalikannya.
Fungsi chatbot tak sekedar untuk percakapan layanan pelanggan, tetapi termasuk juga tool seperti push notification untuk memberitahukan konsumen bahwa sebuah produk sudah distok ulang, atau mengabarkan sebuah informasi penting sebuah perusahaan kepada semua karyawan.
Laporan yang menyebutkan adanya penurunan jumlah konten yang dibagi di Facebook memang cukup membuat raksasa jejaring sosial tersebut putar otak agar pengguna mau lebih banyak berbagi momen di layanannya.
Facebook memang menganggapnya sangat serius. Pasalnya, aktivitas berbagi para pengguna ibarat jantung bagi jejaring sosial yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan uang, tak terkecuali para pengiklan dan pengguna yang gemar mencari suatu produk melalui Facebook. (rns/fyk)