Violet Liem, co-Founder dan CEO Lunch Actually Group selaku induk usaha eSynchrony, sebagai layanan pencari jodoh premium, pihaknya menjamin penggunanya bakal terbebas dari penipuan akun palsu ataupun bocornya data pribadi.
Sebab ketika mendaftar, pengguna akan melewati berbagai proses verifikasi data, sehingga eSynchrony menjamin soal keaslian data profil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya untuk bisa menjadi anggota, calon pendaftar harus melewati serangkaian proses verifikasi, salah satunya adalah 16 tes kepribadian yang dirancang untuk mengungkap profil calon anggota.
Selain keabsahan data tadi, untuk bisa menjadi anggota, pendaftar juga harus merogoh kocek yang tidak sedikit. Untuk berlangganan selama dua bulan, paling tidak pendaftar harus merogoh kocek Rp 800 ribu. Sementara untuk empat bulan Rp 1 juta dan Rp 1,5 juta untuk enam bulan.
"Dengan membayar tadi, paling tidak mereka sudah berinvestasi. Ini artinya layanan kami benar-benar diperuntukkan bagi mereka yang serius mencari pasangan. Jika Anda tidak serius, ada banyak opsi aplikasi kencan lainnya," terang Violet.
Selain penipuan tadi, Violet juga berani jamin jika layanannya tidak akan disalahgunakan untuk keperluan macam-macam, salah satunya adalah prostitusi online.
"Seperti yang dikatakan, kalau ingin menggunakan layanan kami untuk tujuan di luar mencari pasangan yang serius, Anda salah tempat. Karena toh sama saja dengan buang-buang waktu dan biaya," pungkas Violet. (mag/ash)