Fitur ini, memungkinkan developer pihak ketiga mengirimkan konten atau notifikasi yang sesuai kebutuhan si penumpang untuk menemani selama dalam perjalanan.
"Fitur ini merupakan update terbesar bagi program interface aplikasi Uber, sejak merilis layanan Ride Request Maret lalu," kata Head of Product and Developer Platform Uber Chris Saad, seperti dikutip melalui blog Uber, Rabu (13/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika khawatir mengganggu privasi, Uber membuat fitur ini bersifat opsional. Artinya, Trip Experiences hanya bisa memberikan rekomendasi hiburan atau notifikasi hanya jika pengguna mengizinkannya.
"Kami tahu bahwa waktu sangat berharga dan terkadang penumpang hanya ingin duduk dan bersantai dengan tenang. Jadi, pengguna tetap punya kendali penuh," kata Chris.
(rns/ash)