Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Facebook Dituding Blokir Pesaing WhatsApp

Facebook Dituding Blokir Pesaing WhatsApp


Rachmatunnisa - detikInet

Jakarta - WhatsApp saat ini menjadi salah satu aplikasi messaging paling populer digunakanm dengan lebih dari 800 juta pengguna. Meski demikian, rivalnya seperti Line, KakaoTalk, dan lainnya tetap menjadi ancaman. Mungkin itu sebabnya, WhatsApp perlu memblokir iklan pesaingnya.

Facebook sebagai pemilik layanan ini, diduga sengaja melakukannya. Setidaknya, demikian tudingan dari Hike, platform messaging asal India.

"Di antara banyak opsi, para pengiklan bisa menggunakan 'send people to your website'. Beberapa minggu lalu, kami mendapati bahwa Hike terblokir dari opsi ini," kata juru bicara Hike, seperti detikINET kutip dari Ubergizmo, Senin (11/1/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika mereka mengontak Facebook, jejaring sosial milik Mark Zuckerberg tersebut mengatakan bahwa ada beberapa produk spesifik yang bisa diiklankan di situs mereka.

"Dan Hike masuk dalam kategori ini. Kami tidak bisa beriklan di Facebook," sebut juru bicara itu lagi.

Sebenarnya bukan hal yang aneh jika memang Facebook benar melakukannya. Sebagai pemilik WhatsApp, tentu Facebook akan berusaha memproteksinya dari layanan sejenis. Dan hal ini pun bukan pertama kalinya terjadi.

Bulan lalu, Facebook diketahui memblokir tautan ke Telegram, layanan sejenis WhatsApp untuk Android. Memang tidak ada konfirmasi apakah ini terjadi karena bug atau sebab lain. Namun Telegram menduga Facebook sengaja memblokirnya.

(rns/rou)







Hide Ads