Facebook sebagai pemilik layanan ini, diduga sengaja melakukannya. Setidaknya, demikian tudingan dari Hike, platform messaging asal India.
"Di antara banyak opsi, para pengiklan bisa menggunakan 'send people to your website'. Beberapa minggu lalu, kami mendapati bahwa Hike terblokir dari opsi ini," kata juru bicara Hike, seperti detikINET kutip dari Ubergizmo, Senin (11/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan Hike masuk dalam kategori ini. Kami tidak bisa beriklan di Facebook," sebut juru bicara itu lagi.
Sebenarnya bukan hal yang aneh jika memang Facebook benar melakukannya. Sebagai pemilik WhatsApp, tentu Facebook akan berusaha memproteksinya dari layanan sejenis. Dan hal ini pun bukan pertama kalinya terjadi.
Bulan lalu, Facebook diketahui memblokir tautan ke Telegram, layanan sejenis WhatsApp untuk Android. Memang tidak ada konfirmasi apakah ini terjadi karena bug atau sebab lain. Namun Telegram menduga Facebook sengaja memblokirnya.
(rns/rou)