Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Bela Kaum Muslim, Zuckerberg Dipuji Presiden Turki

Bela Kaum Muslim, Zuckerberg Dipuji Presiden Turki


Fino Yurio Kristo - detikInet

Zuckerberg (ist)
Jakarta -

Menentang pernyataan kontroversial bakal calon presiden AS Donald Trump yang berencana melarang kaum muslim masuk AS, Mark Zuckerberg menegaskan akan melakukan langkah sebaliknya. Pernyataan pendiri Facebook itu disambut baik oleh presiden Turki.

"Saya sangat menghargai pesan Zuckerberg yang menunjukkan perbedaan mendalam antara Islam dan terorisme karena dua konsep itu sering disebutkan bersamaan belakangan ini," kata Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan yang dikutip detikINET dari Arab News.

"Seperti yang selalu saya ekpresikan, Islam adalah agama perdamaian. Jaringan pembunuh yang menyalahgunakan Islam untuk tujuan mereka, membunuh orang tak bersalah setiap hari, khususnya muslim," tambah Erdogan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam postingannya di Facebook, Zuck yang baru saja dikaruniai anak perempuan itu menegaskan dukungan untuk kaum muslim di seluruh dunia. Menurut Zuck, kaum muslim saat ini sedang 'diadili' setelah tragedi Paris dan pernyataan kebencian yang dilontarkan oleh Donald Trump.

"Sebagai seorang Yahudi, orang tua saya selalu mengajarkan untuk membela serangan terhadap semua komunitas," tulis Zuck yang mendapat respons luar biasa dari followers-nya.

"Jika Anda seorang muslim di komunitas ini, sebagai pemimpin Facebook saya ingin Anda tahu bahwa Anda selalu diterima di sini dan kami akan berjuang untuk melindungi hak-hak Anda dan menciptakan lingkungan yang aman dan damai," kata Zuck.

Menurut Zuck, kebencian terhadap sesama bisa menumbuhkan sikap sinisme. Karena itu, dia mengajak seluruh umat manusia agar tidak putus harapan. "Selama kita bisa berjuang bersama dan melihat hal baik dari sesama, kita bisa membangun dunia yang lebih baik untuk semua," harapnya.

(fyk/rns)




Hide Ads
LIVE