Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Khawatir Rusuh, Bangladesh Blokir Facebook & WhatsApp

Khawatir Rusuh, Bangladesh Blokir Facebook & WhatsApp


Rachmatunnisa - detikInet

(Getty Images)
Jakarta - Netizen Bangladesh melaporkan tidak bisa menggunakan Facebook, Viber dan WhatsApp. Pemerintah setempat diketahui mengakses tiga layanan tersebut terkait soal keamanan.

Dilaporkan Tech Times (24/11/2015), perintah blokir dikeluarkan pemerintah Bangladesh untuk ketiga layanan tersebut, untuk mencegah terjadinya koordinasi aksi radikal.

Ditutupnya layanan ini diklaim sebagai tindakan preventif, sehubungan dengan putusan Mahkamah Agung terkait penegakan hukuman mati terhadap Salahuddin Quader Chowdhury dan Ali Ahsan Mohammad Mujahid, dua pemimpin oposisi yang didakwa melakukan kejahatan kemanusiaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemblokiran dilakukan segera setelah putusan dijatuhkan pada Rabu pekan lalu pukul 12:15 waktu setempat. Eksekusinya sendiri dilangsungkan pada Sabtu (21/11/2015).

"Fasilitas pengirim dan penerima pesan diblokir guna menjaga keamanan sehubungan dengan putusan MA itu," kata Chairman Bangladesh Telecommunication Regulatory Commission Shahjahan Mahmood.

Sejumlah pengguna dilaporkan masih bisa mengakses Facebook, WhatsApp dan Viver dengan memanfaatkan 'jalan tikus'. Belum diketahui kapan perintah blokir dicabut.

(rns/ash)







Hide Ads