Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Pendapatan Turun Jadi Alasan Driver Go-Jek Demo

Pendapatan Turun Jadi Alasan Driver Go-Jek Demo


Kartika Tarigan - detikInet

(ilustrasi/gettyimages)
Jakarta -

Driver Go-Jek berunjuk rasa di kantor pusat Go-Jek di Jl Benda, Kemang, Jaksel. Sejumlah hal mereka tuntut, antara lain mengenai potongan iuran yang dilakukan tanpa berkoordinasi. Padahal disebutkan kalau driver dan Go-Jek adalah mitra.

"Saya sudah 3 bulan jadi driver, awalnya enak tapi kemudian ada penurunan pendapatan drastis," jelas seorang driver Go-Jek Depok yang tak mau disebutkan namanya, Senin (16/11/2015).

"Penghasilan Opang (ojek pangkalan) sekarang malah lebih besar," tambah dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Persoalan yang dituntut pria itu soal sistem yang kerap eror dan pesanan yang sepi. Tapi potongan diberlakukan dan ada penurunan tarif.

Hal senada disampaikan Rika (33), driver Go-Jek perempuan di Kebayoran. Dia mengaku pemotongan kerap dilakukan tiba-tiba bahkan membuat minus saldo mereka.

"Akibatnya gak bisa dapat orderan kalau minus. Terus pas mau top up harus hari kerja, jadi gimana sih. Potongan hari libur bisa masa top up nggak bisa di hari kerja," jelas Rika.

Rika mengaku karena soal potongan dan urusan top up itu suaminya tidak bisa ngojek. "Mestinya yang bener dong, ini kami harus cari nafkah," tutur dia.

Dalam unjuk rasa ini Koordinator aksi Fitrijansjah Toisutta sudah diterima tim Go-Jek. Mereka diajak berdiskusi, sedang driver yang lain duduk-duduk menunggu di luar kantor Go-Jek.

(jsn/ash)







Hide Ads