Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) ternyata juga tengah menyusun situs-situs yang masuk daftar putih (white list), selain tentunya tetap melakukan filterisasi terhadap konten pornografi cs.
Diungkapkan Menkominfo Rudiantara, white list tersebut terutama berisi konten-konten yang informatif dan dapat menunjang dunia pendidikan yang ada di domain edu.id, sch.id serta ac.id.
"Saat ini baru ada sekitar 15 ribu situs (yang masuk white list). Dan pekerjaannya berat luar biasa karena harus memastikan bahwa situs tersebut layak dan bagus untuk dunia pendidikan," ujar Rudiantara saat talkshow di CNN Indonesia, Jumat (25/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau di hulu, kita memastikan bagaimana masyarakat Indonesia khususnya dunia pendidikan, termasuk pesantren untuk bagaimana membuat konten-konten yang masuk white list," Rudiantara menambahkan.
Di sisi lain, daftar hitam (black list) Kominfo sendiri sudah memblokir sekitar 800 ribu situs, dimana porsi paling besar (sekitar 90%) diisi oleh konten pornografi.
"Sampai saat ini sudah hampir 800 ribuan situs yang sudah diblok dan paling banyak atau 90% itu terkait masalah pornografi. Soalnya kan pornografi itu di kita gak boleh tetapi di luar sana legal dan punya industri sendiri. Kalau kita blok 10 muncul 20, kita blok 50 mungkin muncul 100. Dan terakhir berkaitan dengan obat, yang rajin itu BPOM ini yang rajin melaporkan pemblokiran," tutup menteri.
(ash/rns)