Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Selain Urus Porno cs, Kominfo Juga Susun 'Situs Putih'

Selain Urus Porno cs, Kominfo Juga Susun 'Situs Putih'


Ardhi Suryadhi - detikInet

Ilustrasi (gettyimages)
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) ternyata juga tengah menyusun situs-situs yang masuk daftar putih (white list), selain tentunya tetap melakukan filterisasi terhadap konten pornografi cs.

Diungkapkan Menkominfo Rudiantara, white list tersebut terutama berisi konten-konten yang informatif dan dapat menunjang dunia pendidikan yang ada di domain edu.id, sch.id serta ac.id.

"Saat ini baru ada sekitar 15 ribu situs (yang masuk white list). Dan pekerjaannya berat luar biasa karena harus memastikan bahwa situs tersebut layak dan bagus untuk dunia pendidikan," ujar Rudiantara saat talkshow di CNN Indonesia, Jumat (25/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Target tahun 2016, menkominfo berharap dapat mengumpulkan sebanyak 40 ribu 'situs putih' ini. "Bertahap, jadi tidak hanya di hilir tapi juga di hulu, dan di hulu effort-nya lebih berat. Kalau di hilir kan kita masuk panel, melihat laporan, dan (memutuskan) tutup atau tidak," imbuhnya.

"Kalau di hulu, kita memastikan bagaimana masyarakat Indonesia khususnya dunia pendidikan, termasuk pesantren untuk bagaimana membuat konten-konten yang masuk white list," Rudiantara menambahkan.

Di sisi lain, daftar hitam (black list) Kominfo sendiri sudah memblokir sekitar 800 ribu situs, dimana porsi paling besar (sekitar 90%) diisi oleh konten pornografi.

"Sampai saat ini sudah hampir 800 ribuan situs yang sudah diblok dan paling banyak atau 90% itu terkait masalah pornografi. Soalnya kan pornografi itu di kita gak boleh tetapi di luar sana legal dan punya industri sendiri. Kalau kita blok 10 muncul 20, kita blok 50 mungkin muncul 100. Dan terakhir berkaitan dengan obat, yang rajin itu BPOM ini yang rajin melaporkan pemblokiran," tutup menteri.

(ash/rns)







Hide Ads