Hari raya Idul Adha kian dekat, yang artinya jualan hewan kurban menjamur di mana-mana. Tapi sejak fenomena belanja online menjamur, berburu hewan kurban secara digital pun kian terangkat pamornya. Termasuk kalau ingin berkurban ke daerah tertentu, seperti Gaza, Palestina.
Salah satu yang menawarkannya adalah BukaLapak. Banderol harganya terbilang kompetitif, misalnya kambing dihargai mulai Rp 1,8 juta, sedangkan sapi dipatok dari Rp 12,7 juta. Menariknya, harga tersebut juga masih akan mendapat potongan cash back sebesar Rp 300 ribu. Tapi hanya berlaku untuk pembelian kambing kurban.
βKhusus pada tanggal 16 sampai dengan 23 September 2015 ini, Bukalapak memberikan hadiah sebesar Rp 300.000,- untuk pembelian kambing kurban, sehingga masyarakat cukup membayar Rp. 1.500.000,- saja,β jelas Achmad Zaky, CEO sekaligus pendiri BukaLapak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BukaLapak membanderol kambing untuk Gaza sebesar Rp 4 juta, sementara itu sapi Gaza dihargai senilai Rp 29,7 juta. Untuk menjaga transparansi, pembeli akan mendapatkan sertifikat pembelian kurban sekaligus sebagai bukti bahwa telah terdaftar sebagai pekurban 2015 di Global Qurban.
Untuk urusan distribusi kurban ke wilayah-wilayah tertentu Bukalapak memang menggandeng Global Qurban-ACT yang memiliki jangkauan langsung ke tingkat peternak di berbagai wilayah, baik di Indonesia maupun luar negeri.
Jadi Global Qurban-ACT siap mendistribusikan amanah para pekurban ke 30 provinsi di Indonesia, Palestina (Gaza), Suriah, Lebanon (pengungsi Suriah), Somalia, Myanmar, Timor Leste, Kamboja, Laos, Vietnam, Filipina, Kenya (pengungsi Somalia), Nepal, Sudan, Mongolia, Kamerun (pengungsi Afrika Tengah), Vanuatu, Kyrgistan, Kazakstan, Tajikistan, dan Bosnia.
βDengan program kurban ini kami ingin masyarakat semakin dapat merasakan kemudahan dan menumbuhkan kepercayaan saat berbelanja online, termasuk untuk membeli hewan kurbanβ pungkas Zaky.
(yud/ash)