Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Blibli Sudah Keluar Modal Rp 1,4 Triliun

Blibli Sudah Keluar Modal Rp 1,4 Triliun


Ardhi Suryadhi - detikInet

Kusumo Martanto (ash/detikINET)
Jakarta - Untuk membangun infrastruktur dan eksistensi sebagai mal online pertama buatan Indonesia, Blibli butuh dana besar. Selama 4 tahun berdiri, Blibli diperkirakan sudah mengeluarkan investasi USD 100 juta.

Demikian diungkapkan CEO Blibli Kusumo Martanto saat berbincang santai dengan sejumlah media di Jakarta.

Pria asal Semarang ini menjelaskan, dana itu tentu tak sedikit, apalagi jika dikonversi dengan kurs dolar saat ini, jumlahnya setara Rp 1,4 triliun (USD 1 = Rp 14.000). Namun Kusumo menegaskan modal besar itu untuk menunjukkan keseriusan Blibli berinvestasi dan membangun bisnis e-commerce Indonesia. .

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Paling besar diinvestasikan untuk membangun teknologi dan infrastruktur," ujarnya.

Kusumo tentu tahu betul jeroan Blibli. Sebab dialah yang ditugaskan oleh Grup Djarum untuk merintis perusahaan e-commerce itu.

"Dulu kita mulai dengan 10 orang, dengan persiapan sekitar 1,5 tahun. Urusan planning yang paling lama (menyita waktu). Tujuannya agar kita gak kaget. Jadi saat beroperasi kita sudah punya customer service, logistik, dan payment yang sudah siap," ia menjelaskan.

Kini, setelah 4 tahun berdiri, Blibli sudah memiliki sekitar 550 karyawan, dimana 30% di antaranya berada di divisi TI. "Mimpinya kita ingin memiliki 5.000 karyawan TI, karena ingin mengoptimalkan teknologi dan dari sekarang juga banyak butuh resources teknologi. Dan angka 5.000 karyawan TI itu tidak besar jika dibandingkan dengan e-commerce di Amerika Serikat dan China," lanjutnya.

Blibli yang lahir pada tahun 25 Juli 2011 kini telah menyediakan 11 kategori di mal online miliknya. Dengan menawarkan lebih dari 375.000 produk dari 6.000 merek, bermitra dengan lebih dari 2.500 merchant partner dan 15 bank serta mengelola rata-rata 5.000 transaksi per hari.

(ash/fyk)







Hide Ads