Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Ingat! Kenali Aturan di Periscope Biar Tak Kena Jewer

Ingat! Kenali Aturan di Periscope Biar Tak Kena Jewer


Yudhianto - detikInet

ilustrasi (ist)
Jakarta -

Layanan live streaming Periscope tengah naik daun. Berbagai laporan live streaming pun disuguhkan oleh para pengguna Periscope untuk follower-nya. Tapi hati-hati! Jangan asal live streaming, karena ada batasan yang tetap harus ditaati kalau tak mau akun Anda dihapus.

Periscope memajang batasan-batasan tersebut di situs resmi miliknya. Ada 5 aturan utama yang wajib dituruti pengguna. Pertama, larangan memposting hal-hal berbau pornografi. Kedua, larangan memposting konten yang berkaitan dengan kekerasan atau aktivitas berbahaya.

Di aturan ketiga Periscope meminta penggunanya menghargai orang lain. Dilarang memposting konten yang sifatnya melecehkan orang lain atau membeberkan informasi pribadi pihak lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan keempat adalah larangan penggunaan nama akun yang bisa membingungkan. Misalnya menggunakan nama akun yang punya kemiripan dengan publik figur publik tertentu. Sementara itu aturan terakhir yang wajib diikuti pengguna Periscope adalah larangan menebar konten spam.

Nah, dari kelima aturan tersebut yang tengah jadi sorotan adalah di poin ketiga. Dimana ada larangan bagi pengguna Periscope untuk mem-broadcast konten yang sifatnya terbatas atau merupakan hak pihak lain. Maksudnya terbatas adalah konten yang sejatinya hanya boleh dilihat atau disebarkan oleh kalangan yang punya copyright.

Contoh konten yang terbatas adalah live streaming saat konser atau nonton bioskop. Melakukan live streaming di sebuah gelaran konser sejatinya tak dibenarkan, karena pihak yang punya hak untuk menyebarluaskan konster tersebut sudah ditentukan dalam copyright. Sementara para pengunjung yang hadir membayar uang tiket hanya untuk menikmati acara, bukan menyiarkannya.

Dengan melakukan broadcast tanpa izin yang misalnya dilakukan lewat Periscope, artinya pengguna tersebut telah melanggar hak pelaksana konser yang telah menjual tiket. Aturan ini juga berlaku saat Anda tengah menonton di bioskop dan event-event yang penyebarannya diatur dalam hak cipta.

Kalau pengguna melanggar aturan yang telah ditetapkan tersebut, pihak Periscope tak akan segan-segan langsung menghapus konten yang melanggar. Bahkan ancaman untuk menghapus akun juga telah disiapkan Periscope kalau penggunanya masil ngeyel.

Kasus terkait pelanggaran copyright lewat Periscope baru-baru ini dituduhkan pada pengguna asal Indonesia. Pengguna yang diketahui bernama Ario Pratomo ini mendapat protes dari manajemen Taylor Swift lantaran melakukan live broadcast di akun Periscope miliknya ketika menonton konser penyanyi asal Amerika Serikat itu.

Melalui email, pihak Twitter kemudian menegur Ario dan meminta untuk segera menghapus siaran Periscope-nya. Tak ingin perbuatannya berujung fatal, Ario pun membalas email Twitter dan mengakui kesalahan yang ia lakukan.

Hal ini tentu jadi pembelajaran berharga bagi kita semua. Apalagi kebanyakan pengguna enggan untuk membaca aturan main di setiap aplikasi yang baru saja diunduhnya alias langsung menekan tombol 'accept'.

"Intinya adalah kita bisa sama-sama mempelajari dari apa yang saya alami. Bahwa ada etika dalam telebroadcasting, entah itu Periscope, Meerkat, atau Snapchat. Jangan sampai itu malah melanggar etika hak cipta," pesan Ario.

(yud/ash)







Hide Ads
LIVE