"Kurang tidur sudah pasti. Apalagi di detik-detik terakhir kaya gini. Nervous pastinya ada, apalagi kompetitornya dari negara yang berbeda," kata juru bicara tim alix Wati Pitrianingsih berbagi cerita.
Di ajang inovasi teknologi tahunan yang digelar Microsoft ini, Wati bersama Muhammad Iqbal Tawaqal, Boby Indra Pratama dan Henra Setia Nugraha, akan bertanding dengan 32 tim lainnya dari berbagai negara. Tak heran, berbagai persiapan pun dilakukan secara intensif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun sempat bercerita, di balik semangat mereka melakukan berbagai persiapan teknis, ada saja peristiwa tak terduga yang menguji kesabaran mereka.
"Kaki kanan aku belum kuat jalan, karena kecelakaan 16 Juli kemarin. Jadi masih pakai alat bantu," kata Wati. Sebagai presenter tim, tentunya kejadian ini sempat membuat tim khawatir.
Untungnya, kondisi ini tak sampai menyurutkan semangat. Gadis berkerudung ini malah menganggap kejadian tidak mengenakkan ini sebagai tantangan untuk ditaklukan bersama tiga rekannya.
Saat ini, tim Alix sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Seattle, Washington. Aplikasi 'Solidare' yang mereka buat akan berlaga mewakili Indonesia di tingkat internasional.
Solidare dibuat dengan tujuan mulia, yakni membantu anak yatim dan tidak mampu agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Sebelumnya, tim Alix telah berhasil menjuarai kompetisi Microsoft Imagine Cup 2015 tingkat nasional di Indonesia.
Setibanya di Seattle, tim Alix akan langsung disambut dengan jadwal yang padat. detikINET yang meliput Imagine Cup 2015 akan memberikan update terbaru setiap hari dari sana. Semoga tim Alix jadi juara!
(rns/ash)