Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Pangeran Alwaleed, Si Murah Hati Sohib Bill Gates & Steve Jobs

Pangeran Alwaleed, Si Murah Hati Sohib Bill Gates & Steve Jobs


Fino Yurio Kristo - detikInet

(ist)
Jakarta -

Pangeran Alwaleed Bin Talal termasuk orang terkaya di dunia. Jumlah kekayaannya berbeda-beda menurut berbagai sumber, kalau berdasarkan riset Forbes sebesar USD 29,4 miliar. Salah satu bidang bisnisnya adalah jagat teknologi.

Pangeran asal Arab Saudi yang baru saja berkomitmen menyumbangkan semua uangnya ini adalah investor berbagai perusahaan teknologi terkemuka. Seperti Apple, AOL, Motorola dan Twitter.

Sang pangeran pun berkawan akrab dengan dua legenda di jagat teknologi, mendiang Steve Jobs dan Bill Gates. Pangeran Alwaleed diketahui membeli saham Apple pada pertengahan tahun 1990 ketika harganya kurang dari USD 10.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku kenal Steve Jobs sejak 20 tahun terakhir. Ketika aku pertama kali berinvestasi di Apple, harga sahamnya cumma USD 9. Aku bertemu dengannya tiga kali di kantor Apple dan sekali makan siang bersamanya," katanya saat Steve Jobs meninggal dunia pada tahun 2011.

"Aku ingat dia bilang; Pangeran, Anda percaya padaku dengan berinvestasi di Apple dan aku tak akan membuatmu kecewa. Well, dia tidak mengecewakan siapapun. Ada tiga apple yang mengubah dunia, apple Adam, apple Newton dan apple Steve," pujinya.

Sampai kini, Alwaleed masih punya saham Apple yang berkat tangan dingin Jobs, menjadi perusahaan paling bernilai di dunia. Tidak hanya dengan Jobs, Alwaleed diketahui berhubungan akrab dengan Bill Gates, pendiri Microsoft dan orang terkaya dunia.

Alwaleed memang terinspirasi oleh sosok Gates. Dan pada akhirnya, dia mengikuti jejak Gates menyumbangkan banyak uang untuk kepentingan kemanusiaan.

"Dia selalu ingin menjadi yang terbaik, termakmur, itulah yang memotivasi dia. Dia selalu mengacu pada Bill Gates," ucap Saleh Al Fadl, mantan pegawai Alwaleed.

Alwaleed dan Gates bertemu dalam berbagai kesempatan. Yang terbaru pada Mei lalu, Alwaleed diundang Gates untuk menghadiri Microsoft CEO Summit yang berlangsung di Washington. Mereka banyak memperbincangan soal ekonomi dan masalah kemanusiaan.

Pada tahun 2011, Alwaleed menginvestasikan USD 300 juta atau sekitar Rp 2,7 triliun untuk mengakuisisi saham Twitter. Saham Twitter dibeli Alwaleed bersama firma investasi miliknya, Kingdom Holding Co. Dengan nilai valuasi Twitter sebesar USD 8 miliar, pembelian saham USD 300 juta membuat Alwaleed memiliki persentase saham 3,75% di.

Alwaleed pun kadang berkomentar mengenai perkembangan Twitter. Belum lama ini, dia menyuarakan dukungannya pada Jack Dorsey, CEO sementara Twitter yang menggantikan Dick Costolo.

"Jika Dorsey ingin menjadi CEO, aku akan mendukungnya," katanya yang meyakini Dorsey akan sukses memimpin Twitter karena tahu seluk beluk perusahaan.

(fyk/ash)





Hide Ads