Demikian diungkapkan Borrys Hasian, orang Indonesia yang kini menjabat sebagai Head of UX & Design Viki Inc. "Untuk kasus saya, posisi yang mirip, di Singapura gajinya roughly bisa 5-8 kalinya," ujarnya, blak-blakan.
Namun ibarat pepatah, 'ada harga ada rupa'. Di balik gaji tinggi ada tanggung jawab yang lebih besar pula. "Tantangan kerjanya lebih besar dan iramanya kencang," kata Borrys, menyoal kondisi bekerja di perusahaan teknologi asing saat berkorespondensi dengan detikINET.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyoal kehidupan di Negeri Singa, Borrys menilai suka dengan kehidupan sehari-harinya yang teratur. Jadi tak banyak mengeluarkan emosi yang tak perlu. Misalnya ngomel-ngomel karena macet di jalanan, atau orang yang menyerobot antrian toilet umum, jadi energi kita bisa dialokasikan untuk berkarya.
"Dukanya ya sering kangen Ibu dan makanan khas Indonesia," akunya.
(ash/fyk)