UKM atau bisnis mikro (MicroB) dalam definisi Rakuten, dinilai punya potensi besar. Menurut Yasunobu Hashimoto, Direktur Rakuten Belanja Online, jumlahnya ada 55 juta di Indonesia.
"Sejauh ini, 1.000 MicroB telah bergabung dengan kami sebagai mitra merchant," kata Yasunobu di Kuningan City, Jakarta, Kamis (4/6/2015).
Merchant atau pedagang UKM itu berasal dari 13 provinsi di Indonesia, termasuk DKI Jakarta (39,3%), Jawa Barat (16,40%), Jawa Timur (15,2%), Jawa Tengah (7,4%), Banten (5,3%), Sumatra Utara (3,4%), DI Yogyakarta (2,4%), Bali (1,8%), dan Sumatra Selatan (1,5%).
Untuk mengedukasi para UKM atau MicroB ini, Rakuten sejak September 2013 rajin mengadakan seminar e-commerce dengan sasaran para pelaku bisnis mikro di 13 wilayah tersebut.
Melalui serial edukasi MicroB, semakin banyak bisnis mikro yang diharapkan mampu menembus pasar online dan memperluas basis konsumen mereka ke seluruh Indonesia.
"Indonesia masih merupakan salah satu pasar yang paling potensial untuk e-commerce di Asia," kata Yasunobu.
Setelah usaha mikro di Indonesia semakin menyadari kekuatan internet dan mulai memasuki e-commerce untuk mengembangkan bisnis mereka, kekuatan ekonomi Indonesia diharapkan akan menjadi lebih tangguh.
"Kami berharap bahwa program sosialisasi usaha mikro kami seperti MicroB akan memberikan kontribusi untuk membangun populasi pedagang e-commerce yang kuat dari segmen usaha mikro di seluruh negeri, "kata Yasunobu.
(ash/ash)