Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Chelsea & Balotelli Paling Sering Dicaci

Chelsea & Balotelli Paling Sering Dicaci


- detikInet

Jakarta -

Aksi menghina, mengolok-olok, dan melecehkan terhadap klub dan pemain di Premier League mencapai jumlah sangat tinggi di musim ini. Chelsea dan Mario Balotelli yang korban yang paling sering dijadikan sasaran.

Menurut penelitian yang dilakukan Kick It Out, sebuah organisasi antidiskriminasi sepakbola, di Premier League musim ini sudah ada 134.400 postingan bernada diskriminasi yang diarahkan pada pemain dan klub. Angka tersebut didapat dari berbagai jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, forum suporter dan juga blog.

Diskriminasi yang dilakukan suporter terhadap klub dan pemain dilakukan dalam berbagai bentuk. Mulai dari isu rasial, homophobia, perbedaan berdasar jenis kelamin dan bentuk lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari Guardian, pemain yang paling banyak mendapat serangan diskriminasi adalah mereka yang berkulit hitam. Mario Balotelli berada di posisi teratas setelah sepanjang musim ini Super Mario sudah mendapat 8.000 komentar bernada diskriminasi, di mana separuhnya merupakan pelecehan rasial.

Di belakang Balotelli ada Danny Welbeck yang dapat 1.700 komentar negatif. Sama seperti Balotelli, separuh komentar diskriminasi pada striker Arsenal itu bernada rasial. Sementara Daniel Sturridge menerima 1.600 posting diskriminasi dan 60%-nya diarahkan pada orientasi seksualnya.

Pada level klub, yang paling banyak mendapat diskriminasi adalah Chelsea dengan ada 20.000 pesan penghinaan. Di belakangnya ada Arsenal (12.000), dan Manchester United serta Manchester City yang masing-masing dapat 11.000 pesan.

Jenis diskriminasi paling banyak adalah pelecehan rasial (28%), diikuti pelecehan berdasarkan jenis kelamin (25%), orientasi seksual (19%), keterbatasan fisik (11%), antisemit (9%), Islamphobia (5%), dan umur (2%).

Twitter menjadi penyumbang terbesar aksi diskriminasi pada klub dan pemain dengan tingkat prosentase mencapai 88%. Facebook ada di urutan kedua dengan 8%, forum suporter menyumbang 3% dan blog 1%.

Pertandingan yang paling banyak mengundang komentar diskriminasi adalah Chelsea vs Liverpool di Piala Liga Inggris. Berikutnya ada Sunderland vs Manchester United (BPL), Arsenal vs Manchester City (Community Shield), MU vs Arsenal (Piala FA), Liverpool vs MU (BPL), dan Chelsea vs Arsenal (BPL).

Dengan total ada 13.400 hinaan bernada diskriminasi di musim ini, itu artinya ada 16.800 postingan diskriminasi per bulan, 551 sehari dan 1 komentar diskriminasi setiap 2,6 menit.

(din/ash)







Hide Ads
LIVE