Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Bejat! Dicari via Facebook, Anak Malah Dicabuli Ayah Kandung

Bejat! Dicari via Facebook, Anak Malah Dicabuli Ayah Kandung


- detikInet

Ilustrasi (Daily Mail)
Jakarta - Malang nian nasib gadis ini. Berhasil menemukan ayah kandungnya yang lama hilang melalui Facebook, ia justru mendapat perlakuan tak senonoh. Sang ayah malah memperkosanya berulang kali.

Sang gadis yang tak disebut namanya ini tinggal di Inggris. Pada waktu peristiwa buruk itu terjadi, dia masih berusia 13 tahun.

Terkait alasan yang tak disebutkan, ayahnya sudah lama hilang. Tapi berkat ketekunan si anak mencarinya melalui jejaring sosial Facebook, mereka bertemu kembali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memang kejadian semacam itu sudah sangat sering terjadi, pertemuan kembali dengan orang terkasih berkat bantuan Facebook. Biasanya berujung bahagia, tapi tidak dalam kasus ini.

Girang bukan kepalang, sang gadis segera menemui ayahnya yang tinggal di South Yorkshire. Bahkan ia kemudian tinggal di rumah ayahnya cukup lama dengan seizin ibunya.

Ketika sang ayah putus dari pacarnya, mulailah dia bertindak tidak pantas pada anak kandungnya itu. Atas paksaan sang ayah, mereka melakukan hubungan yang tidak patut.

"Korban tidak menolak dengan alasan pelaku adalah ayahnya. Dan mereka baru saja bertemu setelah sekian lama," kata jaksa penuntut, Timothy Capstick yang dikutip detikINET dari Daily Mail, Senin (15/12/2014).

"Dia sebenarnya ingin menolak tapi tidak bisa. Pencabulan pun terus terjadi selama tiga bulan" tambah Timothy.

Merasa tidak betah diperlakukan seperti itu, korban akhirnya meninggalkan rumah ayahnya itu. Dan setelah sekian lama, dia akhirnya melaporkan ayahnya ke polisi setempat.

Si ayah pun ditangkap dan terbukti bersalah. Pengadilan Sheffield Crosn Court menjatuhkan hukuman enam tahun penjara kepadanya.

Sang ayah merasa sangat menyesal, tapi nasi sudah menjadi bubur. Kini ia harus meratapi nasibnya dari balik jeruji penjara karena telah merusak buah hatinya sendiri.

"Dia sangat menyesalinya dan berharap dapat memutar waktu. Dia merasa sangat sedih jika mengingatnya," kata Alison Dorel, pengacara pelaku.

(fyk/tyo)






Hide Ads