Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
BBM Naik
Calon Pembeli Gadget akan Syok Sekejap
BBM Naik

Calon Pembeli Gadget akan Syok Sekejap


- detikInet

Ilustrasi (detikcom)
Jakarta -

Industri telepon seluler meyakini jika kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) subsidi bakal berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Pun demikian, mereka tak lantas khawatir berkepanjangan.

Menurut Djatmiko Wardoyo, Marcomm Director Erajaya Group, kenaikan BBM bukan kali ini saja terjadi, sudah beberapa kali. Dan dalam kejadian tersebut, kenaikan BBM disebut tak ada sejarahnya berdampak pada penurunan penjualan ponsel.

"Saat ini ponsel sudah merupakan kebutuhan dan gaya hidup. Namun memang untuk sebentar, kenaikan harga BBM ini akan berdampak tidak langsung ke keinginan pembeli mencari gadget baru," tutur Koko, sapaan akrabnya kepada detikINET, Selasa (18/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengaruh jangka pendek ini diperkirakan Koko bakal muncul di benak konsumen saat membeli kebutuhan sekunder dan tertier, pasca kenaikan harga BBM.

"Tetapi dampaknya tak akan lama, cuma syok sebentar secara psikologis," lanjut Koko, sapaan akrabnya.

Harga ponsel pun belum bisa ditentukan apakah bakal berimbas naik setelah kenaikan harga BBM ini. Tetapi kenaikan BBM tetap akan memicu kenaikan biaya operasional, misalnya logistik dan transportasi.

"Kami akan menghitung kira-kira berapa besar kenaikan ini terhadap total operational cost, dan dari sana akan diputuskan apakah akan ada penyesuaian terhadap harga jual device atau tidak," pungkasnya.

(ash/tyo)





Hide Ads