Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Hari Blogger Nasional
Blogger Punya Jasa Besar untuk Keragaman Konten
Hari Blogger Nasional

Blogger Punya Jasa Besar untuk Keragaman Konten


- detikInet

(ilustrasi/gettyimages)
Jakarta - Meski perayaan Hari Blogger Nasional 27 Oktober tidak semeriah dulu, komunitas para penulis di dunia maya ini masih eksis. Mereka masih berkontribusi dengan tulisan mereka.

Dikatakan Bapak Blogger Indonesia Enda Nasution, dari sisi keaktifan dan jumlah pengguna, blogger memang seperti tenggelam oleh social media seperti Facebook atau Twitter.

Menurut Enda ini sangat wajar, karena tidak semua orang punya kemampuan menulis. Semakin ke sini, blogger terseleksi dengan sendirinya. Sehingga blogger yang sekarang terkumpul adalah mereka yang bisa dan benar-benar berkeinginan menulis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, bagaimana agar kumpul-kumpul blogger ini bisa bermanfaat? Tak sekedar ajang bertemu lalu bubar begitu saja? Enda punya pendapat sendiri mengenai hal ini.

"Itu kan dengan asumsi kita seperti harus ada sesuatu, maju ke satu titik. Blog ini sebenarnya hanya sebuah medium aja. Sama kaya Facebook Twitter orang memposting apa saja," kata Enda saat berbincang dengan detikINET, Senin (27/10/2014).

Lama-kelamaan, menurutnya, tanpa perlu dikomando, postingan-postingan blogger bisa memunculkan manfaat bagi masyarakat. Bahkan bukan tidak mungkin, semangat berbagi informasi ini menjadi sebuah gerakan.

"Jadi menurut saya gak mesti diorganisir. Nanti dengan sendirinya mereka akan memberi kontribusi. Untuk blogger sendiri, dengan dia menulis, mengupdate blog, informasi yang mereka sajikan, menurut saya dengan itu mereka sudah berkontribusi menambah keragaman konten,"

Di tahun ini sendiri, meski perayaan Hari Blogger Nasional tak lagi diramaikan dengan gemerlap Pesta Blogger atau ON|OFF beberapa tahun lalu, sejumlah blogger berinsiatif membuat gerakan ngeblog bareng.

Arya, salah seorang blogger lawas Indonesia, pada 25 Oktober lalu mengadakan kumpul santai sejumlah blogger. Memang tak dibuka untuk khalayak luas, namun sekitar 50 blogger lama dan baru berkumpul di sini.

"Dari situ kita berencana bikin gerakan posting ramai-ramai. Untuk menunjukkan eksistensi. Momentumnya hari blogger 27 Oktober," kata Arya.

Tak ada aturan main baku dalam perayaan online ini. Temanya bebas, yang penting memposting konten di blog masing-masing. Ini, menurut Arya sekaligus menegaskan bahwa aktivitas blogging belum mati.

"Blog masih ada dan masih digeluti. Cuma memang harus diakui frekuensi dan kuantitasnya tak lagi sebanyak beberapa tahun lalu," ujarnya.

(rns/rou)







Hide Ads
LIVE