Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Suka Duka Belanja Online
Pembeli Ngotot CoD, Penipu Gagal Kantongi Rp 2,5 Juta
Suka Duka Belanja Online

Pembeli Ngotot CoD, Penipu Gagal Kantongi Rp 2,5 Juta


- detikInet

Ilustrasi (gettyimages)
Jakarta -

Meski banyak model pembayaran, pebelanja online Indonesia kenyataannya masih sulit untuk melupakan model transaksi CoD (cash on delivery) alias bayar di tempat. Meski terlihat kuno, namun model transaksi seperti ini bisa jadi lebih aman.

Hal inilah yang dirasakan oleh pembaca detikINET, Elsarifin, yang punya pengalaman menarik dengan belanja online.

"Pengalaman yang gak bisa bikin aku lupa adalah aku hampir ketipu. Aku cari motor (Honda) Beat di salah satu situs populer dan harganya gak masuk akal, harganya Rp 2,5 juta padahal pasarannya Rp 7 jutaan," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Elsarifin melanjutkan, penjual motor super murah itu berkilah menjual motor karena butuh uang secepatnya. Saat dikontak, si penjual coba diajak langsung transaksi via CoD di Metro Pasar Baru.

Hanya saja, si penjual enggan menyanggupinya. ''Maaf mas, jauh dari rumah saya. Uangnya ditransfer saja, ntar motornya dikirim lewat ekspedisi," kilahnya.

Lalu Elsarifin tanya lagi, "kenapa gak mau CoD? Saya anterin pulang sekalian silahturahmi".

Dia malah jawab, ''Gak mau ah jauh, duitnya saja transfer ntar saya kirim motornya lewat ekspedisi," jawabnya lagi.

Saya kemudian bertanya lagi ''Ya udah aku ta' ke rumah agan saja, alamatnya di mana?". Kemudian dijawab dengan ketus ''Udah jangan banyak tanya, duitnya saja kirim dulu, nanti motor saya kirim lewat ekspedisi," untuk ketiga kalinya si penjual coba menghindar.

Tentu saja hal ini membuat Elsarifin kaget. Ia pun langsung 'menembak', "Anda mau menipu saya? Makanya CoD biar saya gak ketipu,'' kesalnya. Kemudian telepon si penjual tak bisa dikontak lagi.

"Saran saya kalau belanja online yang sifatnya bukan perusahaan resmi jangan gampang percaya. Ketemuan atau CoD untuk menghindari penipuan dan bawa teman agar tidak terjadi apa apa. Jangan pernah transfer uang bila tidak ada jaminan. Terakhir, jangan tergiur promo diskon karena belum termasuk ongkir," saran Elsarifin.

(ash/fyk)







Hide Ads