Minggu, 20 Jul 2014 14:10 WIB

Ngabubur-IT

Mau Bisnis Online, Perhatikan Hal Penting Ini!

- detikInet
Suasana Acara Ngabubur-IT di Solok Selatan (rns/detikINET) Suasana Acara Ngabubur-IT di Solok Selatan (rns/detikINET)
Solok Selatan - Akses luas tak terbatas adalah salah satu keuntungan internet yang sayang jika tidak dimanfaatkan, tak terkecuali bagi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Tapi perlu diperhatikan sejumlah hal jika mau sukses.

Seperti dikatakan Didi Suharsya dari APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) Riau, internet memang sudah tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk ke daerah-daerah pelosok.

"Jadi kalau memang niat menghasilkan sesuatu, sekarang gampang. Misalnya mau jualan rendang, mau belajar apa bisa baca buku di internet. Sampai mendengarkan ceramah atau ustad mengaji. Jadi sangat dibutuhkan internet untuk mempercepat pertumbuhan di daerah," ujar Didi saat berbicara di acara Ngabubur-IT ICT Watch yang juga disponsori detikINET di Solok Selatan, Sumatera Barat.

Namun dikatakannya, masih banyak yang belum tahu bagaimana memanfaatkan internet dengan baik. Alhasil, bukan manfaat yang didapat melainkan mubadzir bandwith.

"Jadi memang perlu adanya pengenalan mengenai manfaat internet secara terus menerus. Jadi gak cuma buang waktu. Misalnya cuma curhat-curhatan, main game online. Jadi tidak tercapai tujuan internet sehat," terangnya.

Annisa Junaidi dari ICT Watch menambahkan, bagi para UKM yang memanfaatkan internet, akan sangat menguntungkan bisnis mereka. Contoh suksesnya pun sudah banyak.

"Misalnya kalau kalian tahu ada tukang becak di Jogja yang pakai Facebook untuk promosi. Pelanggan tahu dia dari Facebook, bahkan kebanyakan justru yang bule-bule karena mereka pertama tahu searching internet," kata Annisa memberi contoh.

Contoh lain adalah teh Blontea dan keripik pedas Maicih yang sukses memanfaatkan Twitter sebagai media promosinya. Di internet, promosi mulut ke mulut bisa berefek viral yang lebih luas.

"Tapi kesuksesan berjualan online juga harus dibarengi dengan perilaku yang baik. Sama seperti kalau kita berdagang di dunia nyata," sebutnya.

Dikatakan Annisa, kejujuran mutlak diperlukan karena akan berdampak pada kepercayaan pelanggan. Jangan sampai terjadi, konsumen mengirim uang namhn barang yang dipesan tidak sesuai atau bahkan tidak sampai. Yang kedua adalah memanfaatkan semua channel yang ada, mulai dari blog hingga sosial media.

"Kemampuan yang harus diperlukan, paling dasar sekali adalah browsing, harus punya email, menulis dan memotret. Di sosial media juga kita harus aktif dan responsif dengan konsumen," tutupnya.

(rns/ash)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed