Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Postingan Pilpres Bikin Path Jadi Delay?

Postingan Pilpres Bikin Path Jadi Delay?


- detikInet

Path (Ist.)
Jakarta -

Semaraknya pemilihan presiden 2014 di Indonesia, ternyata berimbas tak bagus ke pengguna Path. Pasalnya, Path dikeluhkan lambat ketika ingin memposting foto ke jejaring sosial tersebut.

Kebanyakan dari pengguna Path di Indonesia mengeluhkan lambatnya proses mengunggah foto ke layanan media sosial yang terjadi sejak pukul 11 siang.

Mereka mengeluhkan bahwa untuk mengunggah sebuah foto saja, dibutuhkan waktu sekitar 1-2 jam hingga foto tersebut selesai terunggah. Namun hal itu tak terjadi untuk posting berupa teks.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain dikeluhkan melalui akun Path, masalah ini juga dikeluhkan oleh sejumlah pengguna Path melalui akun Twitter-nya.

"Ini apa krn pengguna path lagi banyak jd lemot bgt gt yah apdet apa2 ?? Haazzzz,” cuit akun Twitter @iamVitha.

Sementara akun @maldin_cavendis mengatakan "Path nya lemot, foto nya hitam putih semua". Ditambahkan juga oleh @kesemutan "Suka banyak istigfar kalo pas mau upload foto di path, karena lemot, bisa lama banget ujung2nya gagal upload. zzzz."

Salah seorang pengguna Path, Achmad, di akunnya mengatakan "Posting foto delay 1-2 jam. Yang masih sanggup realtime cuma posting tulisan doang. 4 juta user di Indonesia ternyata bisa bikin kolaps server globalnya Path."

Memang, jika dibandingkan dengan hari-hari lain, sepertinya hari ini banyak pengguna Path yang memposting foto ke dalam layanan tersebut.

Ini mungkin ada kaitannya dengan Pemilihan Presiden Indonesia 2014 yang berakhir pukul 1 siang. Banyak pengguna Path yang memposting foto mereka di Tempat Pemungutan Suara (TPS), maupun foto jari yang sudah terkena tinta pemilu.

Indonesia sendiri menjelma menjadi negara yang begitu penting dalam perkembangan layanan jejaring sosial Path. Hal itu diakui sendiri oleh CEO Path, Dave Morin. Memang, pengguna Path di Tanah Air semakin melonjak.

"Kami saat ini sangat fokus di Indonesia. Indonesia itu sangat penting bagi kami dan sekarang menjadi fokus nomor satu," sebut Dave Morin, pendiri dan CEO Path dalam wawancara eksklusif dengan detikINET, beberapa waktu lalu.

Tentu saja ada alasan khusus mengapa Indonesia dipandang penting oleh Path. Salah satunya terkait jumlah pengguna Path di Tanah Air yang porsinya terhitung besar dibandingkan total user mereka di seluruh dunia.

"Jumlah user Path di seluruh dunia saat ini mencapai 20 juta. Sedangkan angka pengguna Path di Indonesia telah mencapai 4 juta," tutur Dave.

Berarti, sekitar 20% pengguna Path berasal dari Indonesia. Belakangan memang terindikasi kian banyak pengguna smartphone di Indonesia yang keranjingan menggunakan Path.

Hingga saat ini, belum diketahui sampai kapan Path akan mengalami delay dan mengapa kejadian tersebut bisa terjadi.

Apakah Anda termasuk yang merasakan hal yang sama?

(tyo/tyo)







Hide Ads
LIVE