Jejaring sosial Google+ diluncurkan 3 tahun lampau, tepatnya pada 28 Juni 2011. Kala itu, Google yakin Google+ mampu menyaingi Facebook. Tapi apa daya, sampai kini Google+ tidak juga meraih popularitas seperti yang diharapkan sehingga ada yang sudah mencapnya sebagai produk gagal.
Ya, di usia yang menginjak 3 tahun, sepertinya pengguna aktif Google+ tetap jarang. Khususnya dibanding Facebook yang terus menambah jumlah user sampai tembus 1 miliar. Jumlah pengguna Google+ sendiri diklaim tembus 300 juta, tapi sedikit yang benar-benar memakainya, malah sempat dijuluki Ghost Town.
Belum lama ini, bos Google+, Vic Gundotra, juga lengser dari Google. Tapi meski kabar miring terus menyeruak, Google menyatakan akan terus mempertahankan Google+.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sangat sulit mengejar Facebook, Google+ dinilai masih diperlukan oleh Google sehingga tetap dipertahankan. Misalnya menganalisis profil pengguna untuk beriklan dengan lebih baik (fyk/ash)