Lee yang kini berusia 72 tahun, dilarikan ke rumah sakit di dekat rumahnya setelah menderita kesulitan bernafas. Ia menerima perawatan CPR (cardiopulmanory resuscitation) karena muncul tanda-tanda serangan jantung.
Lee kemudian dirawat lebih lanjut di pusat kesehatan Samsung Medical Center. Saat ini menurut pernyataan Samsung, kondisi Lee perlahan stabil dan mulai pulih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di bawah komando Lee, Samsung Electronics berjaya sebagai produsen elektronik kelas dunia. Ia terkenal menyampaikan pidato Frankfurt Declaration pada tahun 1993 yang menjadi momentum kebangkitan Samsung.
Saat itu, reputasi Samsung masih rendah, terutama dibandingkan produsen elektronik asal Jepang yang tengah dominan. Dalam pidato itu, Lee menyatakan karyawan Samsung harus mengubah segalanya kecuali anak dan istri mereka, untuk mencapai kejayaan.
Saat ini, Samsung sudah berhasil menjadi produsen elektronik raksasa. Mereka sukses menjadi produsen ponsel dan televisi terbesar di dunia.
Sebagai konglomerasi keluarga atau chaebol, pucuk pimpinan Samsung diwariskan turun temurun. Lee Kun hee pun sudah menyiapkan suksesornya untuk menakhodai Samsung.
Sang putra mahkota tak lain adalah Jay Y. Lee, anak kandung Lee Kun hee. Saat ini, Jay menjabat sebagai Vice Chairman di Samsung Electronics.
(fyk/ash)