Kini ada konsep yang disebut sebagai online travel agency (OTA). Bisnis ini berkembang karena tiket pesawat, kamar hotel, maupun tur ke destinasi wisata, termasuk satu dari tujuh hal yang paling banyak dibeli orang secara online.
Tak heran kalau pendiri Tokobagus.com pun kepincut untuk terjun ke bisnis ini. Arnold Sebastian Egg membuka situs happyholiday.co.id pada Agustus lalu. Rupanya dia ingin menularkan kesuksesan Tokobagus sebagai marketplace yang terpopuler di Indonesia dilihat dari trafik pengunjungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Egg, Indonesia merupakan pasar yang bagus untuk OTA. βOrang Indonesia suka traveling dan orang luar negeri juga suka travel ke Indonesia. Jadi ini sebuah potensi pasar yang sangat besar. Kami yakin nanti semua aktivitas offline travel akan pindah ke online dan HappyHoliday sudah siap ketika hal itu terjadiβ paparnya.
HappyHoliday menyediakan berbagai keperluan untuk bepergian mulai dari paket tur, penyewaan kamar hotel, sampai penyewaan kendaraan. Menurut Egg, saat ini layanan yang paling banyak diminta adalah pemesanan hotel.
βBanyak sekarang yang justru mencari sendiri secara online berbagai hal mulai dari pesan tiket pesawat, hotel, sewa mobil , hingga hunting sendiri tempat tujuan liburan mereka,β tutur Egg, yang sudah belasan tahun tinggal di Indonesia dan beristrikan orang Bali.
Egg menyadari bahwa persaingan di bisnis OTA cukup ketat dengan banyaknya kompetitor. Namun HappyHoliday optimistis. βKami akan siapkan fitur yang membuat bepergian menjadi lebih gampang, menarik, dan pastinya banyak promo yang ditawarkan,β katanya.
Pemain lain di bisnis ini termasuk bookpanorama.com dan rajakamar.com. Bookpanorama adalah anak usaha Panorama Grup yang sudah empat dekade bermain di bisnis agen perjalanan. Ada sekitar 325 ribu hotel yang bekerjasama dengan perusahaan ini.
Tak seperti kebanyakan agen perjalanan online, Bookpanorama memperkenalkan cara baru dalam memesan akomodasi, yakni tak membebankan biaya kamar saat pemesanan. Pelanggan akan membayar langsung biaya kamar saat melakukan check-in atau check-out di hotel.
Sedangkan Rajakamar adalah usaha yang dibidani tiga perusahaan agen perjalanan besar, yaitu Panorama Group, Dwidaya dan Smailing Tour di bawah payung Rajakamar International Group. Agen ini bekerjasama dengan sekitar 30 ribu hotel di Indonesia dan mancanegara.
(hds/ash)