Pusat Perlindungan Eksploitasi Anak dan Online (Child Exploitation and Online Protection Centre) yang berbasis di Inggris tahun lalu menerima laporan menyangkut 70 ribu video dan foto tak senonoh dari anak-anak yang disebarkan di internet, atau dua kali lipat angka di tahun sebelumnya.
Salah satu masalah yang signifikan adalah pelecehan seksual yang disiarkan live lewat Skype. Para pakar mengatakan, keluarga-keluarga di negara-negara sedang berkembang dibayar untuk membuka akses kepada anak-anak mereka lewat webcam yang kadang-kadang melibatkan kelompok-kelompok penjahat terorganisir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
'Dampaknya pada korban seringkali lebih buruk karena pelakunya samasekali tidak dikenal, dan dampak psikologis dari ketidak-tahuan dan tidak punya kontrol bisa sangat besar pada korban, dan kami ketahui telah mendorong sejumlah anak dan orang muda untuk mencoba bunuh diri," kata Davies.
(nwk/fyk)