Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Line Klaim Kalahkan Facebook dan Twitter

Line Klaim Kalahkan Facebook dan Twitter


Rachmatunnisa - detikInet

acara Line (rns/inet)
Jakarta -

Di antara Facebook, Twitter dan Line, manakah yang pertumbuhan jumlah pengggunanya paling cepat? Jawabannya cukup mengejutkan, ternyata layanan messenger Line bisa mendahului Facebook dan Twitter yang boleh dibilang lebih senior.

Memang, Line berbeda dengan Facebook dan Twitter. Namun setidaknya, dua jejaring sosial populer tersebut dijadikan patokan Line mengingat orang banyak memanfaatkannya sudah seperti messenger untuk berkomunikasi.

Simeon (Young-jin) Cho, General Manager Global Line Business mengklaim, Line merupakan layanan dengan pertumbuhan jumlah pengguna tercepat di dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"160 juta pengguna terdaftar dalam kurun waktu 23 bulan sejak diluncurkan," ujarnya dalam sebuah acara Line yang digelar di hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (28/5/2013).

Dia memaparkan, pencapaian ini mengalahkan pertumbuhan Facebook dan Twitter. Sebagai perbandingan, Simeon menampilkan data gambar yang memperlihatkan rentang waktu yang dibutuhkan Line, Facebook dan Twitter untuk menggaet 100 juta pengguna.

"Facebook memerlukan waktu 54 bulan, Twitter 49 bulan, sementara Line 19 bulan. Dan kini, 23 bulan kami punya 160 juta pengguna," sebutnya.

Simeon pun dengan bangga membeberkan pencapaian lainnya. Line yang kini telah merambah 230 negara, diklaimnya telah membuktikan diri sebagai mobile messenger yang paling digemari.

"Di Indonesia, Line berada di urutan nomor 1 Google Play, untuk kategori aplikasi gratis. Dalam 5 bulan sejak peluncurannya, kami juga mencatat 23 juta download, ini termasuk aplikasi Line messenger, Line games, Line Camera dan keluarga aplikasi Line lainnya," ujarnya.

Tanpa menyebutkan angka spesifik pengguna, Line menyebutkan messengernya menjadi nomor satu di empat negara, salah satunya di Indonesia. Berdasarkan urutan posisinya, negara tersebut adalah Jepang, Taiwan, Spanyol dan Indonesia.

(rns/ash)




Hide Ads