Kisah Tweet Palsu yang Gegerkan Bursa Saham AS

ADVERTISEMENT

Kisah Tweet Palsu yang Gegerkan Bursa Saham AS

- detikInet
Rabu, 24 Apr 2013 09:38 WIB
Ilustrasi (ist)
Jakarta - Semalam atau siang waktu AS, bursa Wall Street sempat digegerkan oleh kicauan palsu dari akun Twitter milik Associated Press (AP) soal ledakan di Gedung Putih yang menyebabkan Presiden Barack Obama terluka.

Juru Bicara AP segera melakukan klarifikasi bahwa kicauan tersebut salah karena akun Twitternya dibajak. Padahal kicauan dari akun Twitter AP dengan 2 juta follower ini sempat membuat bursa saham anjlok.

"Saya pikir banyak kerusakan yang disebabkan oleh itu. Pelaku pasar tidak tahu lagi mana cerita palsu dan yang benar. Namun beruntung pasar kembali pulih," kata pelaku pasar saham Sean Murphy dikutip dari Reuters, Rabu (24/4/2013).

Dikatakan Reuters, sesaat setelah kicauan palsu itu muncul, indeks S&P 500 jatuh 14,6 poin (0,93%). Nilai saham-saham di indeks ini jatuh US$ 136,5 miliar dalam 3 menit setelah kicauan palsu muncul.

Namun, setelah ada penjelasan dari AP, seluruh indeks saham di Wall Street kembali naik.

Indeks Dow Jones naik 127,41 poin (0,87%) ke level 14.694,58. Indeks S&P 500 naik 13,95 poin (0,89%) ke level 1.576,45. Kemudian indeks Nasdaq naik 30,05 poin (0,93%) ke level 3.263,61.

Pihak AP mengatakan akun Twitter miliknya, yakni @AP, telah dibajak. Sebuah kelompok bernama Tentara Elektronik Syria disebut-sebut sebagai pembajaknya. Namun entah dari mana kabar ini muncul. Sesaat setelah kicauan palsu itu, akun Twitter AP langsung dibekukan.

(dnl/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT