Bahkan perusahaan yang bermarkas di Tokyo, Jepang tersebut telah mendaftarkan paten atas perangkat komputasi berbentuk kacamata garapannya sejak tahun 2008 dan 2009 lalu. Yang mana paten desain tersebut telah terdaftar dengan nomor 20130069850.
Perbedaan paling mencolok antara Google Glass dan perangkat komputasi berbentuk kacamata besutan Sony adalah bila Google Glass hanya menampilkan informasi pada salah satu bagian mata saja, maka perangkat Sony diklaim mampu menampilkan informasi pada kedua kacamata pengguna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Google Glass menggunakan konsep yang lebih unik, yakni dengan cara mentransmisi suara melalui getaran tulang penggunanya. Demikian seperti dikutip detikINET dari Thedroidguy, Senin (25/3/2013).
Baca juga:
-. Serba-serbi Kacamata Pintar Google.
-. Fitur-fitur Keren di Kacamata Pintar Google.
-. 5 Pakar Bicara Tentang Kacamata Pintar Google.
(ash/ash)