Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Ribuan Mahasiswa Binus Keroyokan Bikin Aplikasi Windows 8

Ribuan Mahasiswa Binus Keroyokan Bikin Aplikasi Windows 8


Rachmatunnisa - detikInet

Suasana Developer Conference (rns/inet)
Jakarta -

Keramaian tampak sejak pagi hari ini, Selasa (18/12/2012), di salah satu hall Balai Kartini, Jakarta. Tampak hilir mudik para mahasiswa yang antusias. Rupanya, sedang diadakan perhelatan Windows 8 Developer Conference di sana.

Microsoft bekerja sama dengan Binus University Jakarta, berupaya mencari bibit-bibit baru developer aplikasi, khususnya untuk platform Windows 8.

Sejak Mei 2012, Microsoft telah bergandengan mengadakan sejumlah workshop. Adapun Windows 8 Developer Conference yang berlangsung hari ini adalah puncak kampanye Binus-Microsoft dalam mendorong para mahasiswa agar giat membuat aplikasi Windows 8.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Rektor Binus Harjanto Prabowo, perhelatan ini diikuti lebih dari 2.000 mahasiswanya. Sebanyak 1.300 mahasiswa hadir di Balai Kartini, sementara 1.300 lainnya di kampus, mengikuti acara yang sama, yang memang sengaja diadakan secara paralel.

"Jadi ada sekitar 2.600 mahasiswa berbagai tingkat. Adapun total apps yang sudah tersubmit ke Windows Store 417 aplikasi. Padahal semula Microsoft expect hanya 200-an aplikasi, ternyata bisa lebih," kata Harjanto di sela perhelatan.

Senior Developer Advisor Microsoft Risman Adnan menyebutkan, para mahasiswa ini selain diberi pelatihan pengembangan aplikasi, akan dibantu memasarkan aplikasinya ke Windows Store.

Dari sekian banyak aplikasi yang berhasil dibuat, Microsoft mengadakan kompetisi sehingga para mahasiswa kian terpacu. Puncaknya, pada Developer Conference hari ini dipilih delapan yang terbaik untuk mendemokan dan akan dipilih pemenangnya.

"Ke depannya kami akan serius masuk ke area industri kreatif. Melalui apps yang dibuat ini saya yakin akan membuat anak-anak Indonesia semakin dikenal, mendapat kesempatan memasarkan karyanya di kancah internasional," kata Harjanto.

(rns/ash)





Hide Ads