Banyak karyawan mengandalkan smartphone atau tablet PC untuk berkomunikasi dengan perusahaan. Namun disinyalir, kedua perangkat itu membuat karyawan bekerja lebih banyak dari seharusnya.
Penelitian Australian Council of Trade Unions (ACTU) menyebutkan bahwa pekerja di Australia banyak melakukan pekerjaan di luar jam kerja tanpa dibayar. Sebab, mereka bisa dihubungi dengan mudah oleh perusahaan melalui smartphone atau tablet untuk melakukan tugas tertentu.
Dari karyawan yang disurvei, sepertiga di antaranya cukup sering dihubungi perusahaan di luar jam kerja, setidaknya sekali dalam seminggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperempat karyawan menyatakan jam kerja mereka kadang tidak tentu dan tidak bisa diprediksi. Akibatnya, mereka banyak menghabiskan waktu luang bersama keluarga untuk bekerja. Dan seringkali mereka tidak dibayar seperti seharusnya.
Kearney pun menilai fenomena seperti itu tidak sehat dan tidak dapat diterima. Ia pun sedang berusaha mendiskusikannya dengan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi terbaik.
(fyk/ash)