Protes ini dilayangkan oleh Kementerian Pertahanan Taiwan karena Apple Maps menunjukkan kawasan 'terlarang' di sudut negara itu yang diumbar secara jelas tanpa di-blur. Padahal kawasan di Hsincu tersebut adalah tempat sensitif milik militer Taiwan.
Protes ini sendiri muncul setelah koran lokal Liberty Times menampilkan gambar pemetaan dari satelit yang didapat dari iPhone 5 yang menunjukkan kawasan Militer Taiwan. Sehingga misil dan persenjataan Taiwan terlihat jelas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara pihak pertahanan Taiwan pun meminta Apple Maps untuk mengikuti Google Maps yang memburamkan dari mode satelit terkait kawasan fasilitas rahasia militer tersebut. Demikian yang detikINET kutip dari Mashable, Jumat (12/10/2012).
Belum ada tanggapan dari pihak Apple mengenai protes ini. Namun seperti sudah diketahui, Apple Maps terus dibanjiri kritik, yang membuat CEO Apple Tim Cook sampai turun tangan untuk meminta maaf.
(tyo/ash)